BNPB Gandeng Industri Sediakan 2.000 Kantong Jenazah untuk Korban Corona

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 10 Apr 2020 16:20 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Penanganan virus Corona membutuhkan tindakan ekstra dari mulai deteksi dini, penyembuhan para pasiennya hingga penanganan jenazah korban virus Corona. Untuk itu dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak bukan hanya dalam hal obat-obatan dan alat pelindung diri (APD) tetapi juga kantong jenazah.

PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro) melalui anak usahanya, PT Polytama Propindo menyerahkan bantuan 2.000 body bag alias kantong jenazah. Bantuan itu diberikan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Penyerahan bantuan itu dilakukan oleh Dwinanto Kurniawan selaku Corporate Secretary General Manager Polytama dan diterima oleh Rustian, selaku Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan.

Sementara Direktur Utama TubanPetro Sukriyanto menjelaskan, untuk di Jakarta, perusahaan mendonasikan sebanyak 200 Alat Pelindung Diri (APD) alias hazard suit, 200 kacamata, 2000 sarung tangan, 400 masker, 1000 body bag dan 48 hand sanitizer dengan ukuran 500 ml per botol yang diberikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Crisis Center Jakarta, yang kemudian disalurkan ke rumah sakit yang membutuhkan.

Sedangkan di Indramayu, 100 body bag diserahkan kepada RSUD Cirebon dan RSUD Indramayu sebanyak 100 body bag melalui manajemen rumah sakit. Selain itu, body bag juga direncanakan akan diserahkan kepada BPBD Indramayu sebanyak 300 pieces.

Polytama juga memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui perwakilan Asisten Daerah. Perusahaan memberikan 1.000 masker kepada Puskesmas Juntinyuat dan Puskesmas Pondoh yang merupakan sarana medis terdekat dari pabrik Polytama.

Perusahaan juga memberikan hand sanitizer dan sabun tangan kepada 3 Desa di Ring 1 untuk dapat diletakkan di fasilitas umum yang ada di desa. Juga, pemberian APD (hazard suit) kepada tenaga medis di Indramayu.

"Perusahaan berusaha untuk memberikan bantuan sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan sekarang ini. Selain APD yang juga akan diberikan bagi tim medis, terutama di Indramayu, kebutuhan body bag sering tidak terpikirkan terutama untuk penanganan jenazah COVID-19 yang membutuhkan penanganan khusus. Bahan yang digunakan menggunakan standar BNPB yaitu tarpaulin PVC anti bakteri dengan tebal 0,50mm dan berat 500gsm/m2," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2020).

Perusahaan berharap bantuan bodybag tersebut bisa membantu tim Gugus Tugas dalam menangani pasien COVID-19 yang memang memerlukan penanganan khusus, terutama ketika pasien meninggal dunia.

Sukriyanto mengatakan perusahaan akan terus membantu pemerintah, untuk menanggulangi pandemi COVID-19 diantaranya dengan menyalurkan program CSR ke penanggulangan pandemi COVID-19 dan turut menerapkan berbagai anjuran pemerintah terutama dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Dukungan yang diberikan TubanPetro melalui Polytama ini merupakan program CSR Perusahaan untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran COVID-19 di Indonesia.

"Untuk program ini, Perusahaan memprioritaskan distribusi di Jakarta, mengingat data terupdate menunjukkan Jakarta sebagai daerah terjangkit COVID-19 tertinggi di Indonesia," kata Sukriyanto.



Simak Video "Pembuat "Baju-baju Tempur" Pejuang Terdepan Hadapi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)