Pesanan Sayurbox Naik 5 Kali Lipat Sejak WFH

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 14 Apr 2020 09:41 WIB
Agar Sayur Awet
Ilustrasi Bahan Pangan
Jakarta -

Wabah virus Corona (COVID-19) tak selamanya berimbas negatif terhadap kegiatan usaha. Ada juga sektor bisnis yang diuntungkan oleh pandemi tersebut seperti farmasi, telekomunikasi hingga startup e-commerce.

Salah satu startup e-commerce yang kini sedang naik daun adalah perusahaan rintisan penjual aneka bahan pangan secara daring yakni Sayurbox. Sayurbox mengaku mengalami peningkatan jumlah pemesanan sejak diterapkannya imbauan bekerja dari rumah (work from home/WFH).

"Tentunya lonjakan kami rasakan mengingat adanya kebijakan Pemerintah yang mewajibkan masyarakat untuk tinggal #dirumahsaja dan membatasi aktivitas diluar rumah," kata Head of Communications Sayurbox Oshin Hernis kepada detikcom, Selasa (14/4/2020).

Peningkatan pemesan terjadi terhadap produk pertanian bahkan sebanyak 5x lipat dari biasanya atau dibanding situasi sebelum adanya wabah virus Corona. Kebijakan WFH membuat masyarakat banyak yang memilih melakukan transaksi pemenuhan kebutuhan sehari-harinya secara daring saja.

"Kenaikan permintaan pemesanan hingga 5 kali lipat kami rasakan sejak masa pandemik ini, sehingga kami harus bekerja lebih keras tanpa mengabaikan keamanan ekstra untuk Tim kami di lapangan," tambahnya.

Tak hanya produk pertanian yang laku keras, menurut Oshin produk katering di aplikasi sayurbox yakni 'Ijoljo Kitchen' juga menjadi yang paling banyak diburu masyarakat di tengah-tengah kondisi ini.

"Kami memiliki produk catering sehat yakni 'IjoIjo Kitchen' yang mengalami peningkatan pesat pada saat ini. Catering makanan sehat dan jus segar yang bermanfaat bagi tubuh, yang tidak mengejutkan menjadi fokus masyarakat pada masa pandemik ini. Selain itu, produk 'ijoIjo Kitchen' kami juga dapat mudah dijangkau melalui partner kami yakni grabfood dan gofood," pungkasnya.



Simak Video "Tips Google Supaya Kerja dari Rumah Selama Pandemi Bisa Efektif!"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)