'Terjangkit' Corona, Ekonomi China Sampai Minus 6,8%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 17 Apr 2020 10:33 WIB
Wisatawan China di Pandemi Corona
Foto: CNN
Jakarta -

Pertumbuhan ekonomi China kuartal I 2020 dilaporkan mengalami kontraksi 6,8%. Hal ini karena dampak munculnya COVID-19 yang saat ini menyebar ke banyak negara.

Kontraksi ini merupakan penurunan yang paling dalam sejak 1992. Analis yang disurvei oleh Reuters memprakirakan produk domestik bruto (PDB) China akan mengalami kontraksi 6,5%.

Mengutip CNBC China memang mengalami tekanan yang luar biasa akibat COVID-19 yang menyebabkan ketidakstabilan perekonomian China dalam beberapa bulan.

Untuk kembali bangkit, China menghadapi kesulitan dan tantangan baru untuk menjalankan pekerjaan dan memenuhi produksi.

Kepala Ekonom TS Lombard Bo Zhuang mengungkapkan saat ini diharapkan proses pemulihan ekonomi china berpola V shape.

"Guncangan yang terjadi sangat besar, bahkan setelah lockdown orang-orang juga tetap berhati-hati dalam melakukan konsumsi," kata Zhuang dikutip dari CNBC, Jumat (17/4/2020).

Memang sejak merebaknya Corona di kota Wuhan, roda perekonomian sempat terhenti pada awal tahun. Hal ini dilakukan sebagai karantina skala besar untuk pembatasan dan menekan penyebaran virus.

Ekonomi China saat ini mulai bergerak kembali. Namun memang dibutuhkan waktu agar semua kembali normal. Hal ini karena banyak negara yang menjadi mitra dagang China sedang terdampak Corona.



Simak Video "Keyakinan Jokowi RI Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketujuh di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)