Tak Akan Ada Kerusuhan Seperti 1998 Selama Pemerintah Lakukan Ini

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 18 Apr 2020 15:23 WIB
Ilustrasi Kerusuhan Penjara
Foto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah
Jakarta -

Pengusaha mulai khawatir krisis ekonomi akibat COVID-19 ini menimbulkan kerusuhan seperti 1998. Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah menjelaskan kekhawatiran dan keresahan yang dialami oleh pengusaha adalah sesuatu yang beralasan.

Menurut Piter jika upaya pemerintah membantu mereka yang terdampak tidak dilakukan dengan cepat, keresahan bisa berubah menjadi kerusuhan.

"Pemerintah juga perlu mewaspadai adanya upaya orang-orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan politik. Atau orang yang memicu kerusuhan dengan memanfaatkan keresahan sosial," kata Piter saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/4/2020).

Dia mengungkapkan, solusinya adalah pemerintah harus mempercepat dan memperluas bantuan sosial.

"Jangan sampai keresahan sosial terjadi karena lambatnya bantuan. Jangan biarkan Masyarakat menunggu terlalu lama dan dimanfaatkan kelompok yang tidak bertanggung jawab," imbuh dia.


Sementara itu peneliti CSIS Fajar B Hirawan menambahkan dalam kondisi seperti sekarang pengusaha di Indonesia memang berhak khawatir dan hal itu terbukti dari mulai terkontraksinya sektor-sektor ekonomi, mulai dari industri manufaktur hingga jasa.

"Gangguan di pasar tenaga kerja juga sudah tampak dan gelombang PHK pun sudah mulai terjadi pada beberapa perusahaan di Indonesia," imbuh dia.

Solusinya adalah pemerintah menjalankan dengan cepat bauran kebijakan fiskal dan moneter secara efektif. STimulus fiskal Rp 405, 1 triliun dan penerbitan pandemic bond untuk pembiayaan adalah langkah awal yang baik untuk meredam krisis akibat COVID-19.

Selanjutnya
Halaman
1 2