Buwas Buka-bukaan Harga Pangan Naik Gara-gara Corona

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 20 Apr 2020 12:57 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengunjungi Gudang Bulog Gedebage, Bandung, Selasa (3/2). Buwas memastikan stok beras untuk Idul Fitri 2020 aman.
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas)/Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso buka-bukaan mengenai dampak virus Corona atau COVID-19. Buwas mengatakan, di Indonesia virus Corona berdampak pada kenaikan harga sembako.

"Di Indonesia dampak yang sangat dirasakan harga sembako cenderung naik baik pada level produsen maupun konsumen," katanya dalam rapat virtual dengan Komisi VI, Senin (20/4/2020).

Pria yang biasa disapa Buwas ini mengatakan, virus Corona berdampak pada pengadaan komoditas pangan. Sebab, biaya kerja dan angkutan mengalami kenaikan.

Virus Corona juga berdampak pada pengadaan daging, lantaran negara pemasok melakukan lockdown.

"Pengadaan komoditas pangan pokok antara lain peningkatan biaya kerja dan angkutan untuk terjun langsung ke petani. Serta, pengadaan komoditas daging yang cukup terhambat karena keputusan lockdown negara asli supplier," terangnya.

Dia juga menuturkan, penyaluran dan penjualan juga terdampak karena adanya virus ini.

"Penyaluran dan penjualan, terdiri atas penjualan distributor yang menurun akibat tingginya biaya angkutan dan tenaga kerja, sedang penjualan ritel cenderung meningkat untuk paket-paket bantuan sosial dari pemerintah, institusi, BUMN ataupun individu," jelasnya.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)