Deretan Kritik Faisal Basri ke Luhut soal Penanganan Corona

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 25 Apr 2020 23:00 WIB
Menkopulhum Luhut Binsar Panjaitan memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (11/12/2015). Dalam keterangannya luhut merasa terganggu dengan rekaman pembicaraan setnov dan riza chalid. Dia berkomitmen untuk mendukung penuh Presiden untuk membicarakan kontrak Freeport di 2019. Agung Pambudhy/Detikcom.
Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: agung pambudhy
Jakarta -

Ekonom senior Faisal Basri kembali menyinggung nama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Kali ini, Faisal menilai penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia tidak jelas sebab tidak satu suara.

Untuk itu dia mempertanyakan siapa yang jadi komandannya?

"Penanganan pandeminya nggak jelas, siapa yang jadi komandan? Luhut Pandjaitan atau Ketua Satgas atau siapa? setiap orang bicara," kata dia dalam diskusi online, Jumat (24/4/2020).

Bahkan menurutnya penanganan COVID-19 di Indonesia tidak karuan, mulai dari kebijakan mudik hingga kedisiplinan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Saya melihat juga untuk Indonesia khususnya, sebetulnya kita amat sulit memprediksi Indonesia karena penanganan COVID-19-nya nggak karu-karuan. Kita tidak pernah tahu, serba tanggung, mudik sudah jutaan keluar baru dilarang, PSBB di Jakarta kita lihat, kemarin saya kebetulan wajib ke rumah orang tua macet di Pancoran seperti tidak ada apa-apa," jelasnya.

Kritik Faisal terhadap Luhut tak hanya sekali ini. Sebelumnya, pakar ekonomi tersebut juga pernah menyebut Luhut lebih berbahaya dari COVID-19, lewat akun Twitternya. Kritik pedas itu dicuitnya pada Jumat (3/4) lalu.

"Luhut Panjaitan lebih berbahaya dari coronavirus COVID-19," cuit Faisal dalam akun Twitter @FaisalBasri, dikutip detikcom, Jumat (3/4/2020).

Merespons kritik Faisal Basri, Juru Bicara Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi buka suara. Jodi menegaskan Luhut kini fokus menjalankan tugasnya.

Jodi juga menyayangkan pernyataan-pernyataan yang bernada provokatif lewat media sosial.

"Pak Luhut fokus aja bekerja seperti biasa. Komentar-komentar yang provokatif seperti itu sangat disayangkan ya," tutur Jodi kepada detikcom, Sabtu (4/4/2020).

Klik halaman berikutnya >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Faisal Basri: UMKM Ujung Tombak di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]