H-2, Pelapor SPT Tahunan Masih Kurang 8,8 Juta WP

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 28 Apr 2020 14:16 WIB
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tengah melaksanakan program pelaporan SPT Tahunan. DJP minta SPT dilaporkan secara online untuk mencegah penularan virus corona.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Direktorat Jenderal Pajak (Kementerian Keuangan) mencatat masih ada sekitar 8.862.968 wajib pajak (WP) baik orang pribadi (OP) dan badan yang belum melaporkan surat pemberitahuan (SPT) Tahunan periode pajak 2019 per 28 April 2020.

Berdasarkan data pelaporan SPT Tahunan DJP, Selasa (28/4/2020), tercatat sudah ada 10.137.032 dari target sekitar 19 juta WP yang melaporkan kewajiban pajaknya. Angka itu masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yakni 11.902.567 WP.

Otoritas pajak sudah merelaksasi pelayanan SPT Tahunan secara nasional. Dari semula batas pelaporan untuk WP OP hanya sampai 31 Maret, sekarang menjadi 30 April atau sama seperti batasan pelaporan SPT bagi WP badan. Kebijakan tersebut dikarenakan kebijakan penanggulangan COVID-19.

DJP telah menerima 10,13 juta WP yang melaporkan SPT Tahunan periode 2019. Angka tersebut terdiri dari WP OP dengan kode 1770 sebanyak 931.098. Dari jumlah ini yang lapor secara manual sebanyak 156.754, sisanya melalui elektronik.

Untuk WP badan dengan kode 1771 sudah sebanyak 471.392. Dari jumlah ini yang lapor secara manual 49.479 dan sisanya melalui elektronik. Lalu pelaporan WP OP yang memiliki gaji di bawah Rp 60 juta per tahun menggunakan kode 1770 SS tercatat 3,42 juta dengan pelaporan secara manual sebanyak 114.463 dan sisanya secara elektronik.

Sedangkan bagi WP OP karyawan dengan gaji di atas Rp 60 juta per tahun menggunakan kode 1770 S. Hingga 28 April tahun ini sudah sebanyak 5,30 juta. Di mana yang melapor secara manual sebanyak 30.734 orang dan sisanya secara elektronik.



Simak Video "Sri Mulyani Beberkan Aturan Perpajakan dalam UU Ciptaker"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)