Puasa saat Pandemi, Ini Bisnis yang Bikin Untung dan Buntung

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 28 Apr 2020 14:46 WIB
Pasar takjil yang terletak di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, selalu ramai saat menjelang buka buasa, Kamis (17/5/2018). Begini potret keramaiannya.
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Bulan suci bagi umat Islam kali ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena 'diselimuti' pandemi virus Corona (COVID-19). Namun kesempatan ini tak boleh dilewatkan bagi yang ingin mencari peruntungan dari bisnis musiman.

Meski ada Corona, masih ada beberapa dagangan yang bakal menguntungkan jika dijual di bulan puasa. Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho mengatakan bisnis yang cocok dijalani saat bulan puasa yakni berjualan menu takjil.

"Snack-snack untuk buka puasa kayak kurma, lontong, risoles, bakwan, kan masih banyak yang butuh baik untuk dirinya sendiri atau untuk beliin orang-orang yang membutuhkan," kata Andy kepada detikcom, Selasa (28/4/2020).

Selain itu, bisnis seperti alat dan suplemen kesehatan juga dianggap masih banyak peminatnya. Mengingat pandemi virus Corona belum berakhir.

"Barang paling laris masih tetap masker kain, hand sanitizer, terus madu atau beberapa orang lebih suka yang bentuknya vitamin," ujarnya.

Mengingat bulan puasa tahun ini 'diselimuti' Corona, Andy bilang, bisnis seperti baju Lebaran dan peralatan ibadah akan sepi pembeli.

"Mungkin beberapa orang masih perlu (baju Lebaran) cuma itu jadi hal yang akan berkurang peminatnya karena kemungkinan baju Lebaran hanya kita gunakan untuk video call sama keluarga terus foto-foto. Istilahnya waktu untuk dipamerkannya cuma sebentar banget dan itu bikin orang cenderung malas untuk beli baju Lebaran," ucapnya.

"Alat-alat ibadah menurut saya juga kurang. Tahun lalu banyak orang yang rela beliin buat masjid, sementara dengan banyak masjid ditutup operasionalnya kayak sekarang menurut saya permintaannya akan jauh berkurang," tambahnya.



Simak Video "Tipe Pebisnis di Masa Pandemi Corona Versi Ganjar Pranowo"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)