Harga Gula Tinggi, Pemkab Sleman Operasi Pasar

Jauh Hari Wawan S - detikFinance
Jumat, 01 Mei 2020 20:15 WIB
Harga gula pasir di Palopo Tembus Rp 18.000/Kg
Foto: Muhammad Riyas/detikcom
Sleman -

Harga gula di pasaran saat ini cenderung tinggi. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan operasi pasar dan menjual gula dengan harga yang lebih terjangkau.

"Harga gula pasir saat ini di pasaran berkisar dari Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu, untuk itu dilakukan operasi pasar khususnya bagi warga miskin dengan harga Rp 12.500 dengan pembelian maksimal 2 kilogram," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/5/2020).

Menurut Mae kegiatan ini untuk mengatasi tingginya harga gula di pasaran dan membantu masyarakat yang terdampak COVID-19. Pemerintah, kata dia, menggandeng Bulog DIY dan PT Madubaru untuk mengadakan Operasi Pasar Gula Pasir.

"Operasi Pasar Gula Pasir tahap pertama menyediakan 1,5 ton gula pasir kerjasama dengan Bulog DIY dilaksanakan di seputar Pasar Denggung tahap ke dua 2 ton beras kerjasama dengan PT Madubaru," jelasnya.

Operasi pasar ini tersebar di beberapa kecamatan. Operasi pasar ini sudah dimulai sejak tanggal 29 April 2020 hingga 1 Mei 2020.

"Operasi ini tersebar di Kecamatan wilayah Pinggiran dengan jadwal di masing-masing kecamatan Tempel Rabu, 29 April 2020, Pakem, Kamis, 30 April 2020, Minggir, Kamis 30 April 2020, Moyudan, Kamis, 30 April 2020, Turi, Kamis 30 April 2020 dan Seyegan, Jumat 1 Mei 2020," bebernya.

"Untuk selanjutnya juga akan dilaksanakan lagi operasi pasar gula pasir sehingga dapat menstabilkan harga gula pasir di pasaran," lanjutnya.

Sementara itu Camat Minggir Setiharno mengatakan operasi pasar ini karena dapat membantu meringankan beban masyarakat terutama akibat dampak dari COVID-19 dan saat ini memasuki bulan Ramadhan.

"Operasi pasar ini sangat tepat terutama bagi warga miskin dan warga yang terdampak langsung COVID-19, sehingga diharapkan harga gula stabil dan tidak memberatkan masyarakat," ucapnya.

Dalam kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan di Kecamatan Minggir masyarakat yang datang diharuskan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang disediakan di Kecamatan. Masyarakat juga wajib memakai masker dan bagi yang tidak memakai masker pihak Kecamatan Minggir memberikan secara gratis kepada warga yang datang.

"Pelaksanaan operasi pasar ini berjalan tertib dan lancer dengan mengantri dan jaga jarak sesuai protokol kesehatan," tutupnya.



Simak Video "Langgar Aturan, Ratusan APK Bajo dan Gibran-Teguh Dicopot!"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)