Setelah J.Crew Bangkrut, Toko Ritel Lain Siap Menyusul

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 05 Mei 2020 12:18 WIB
j crew group
Foto: Dok. Reuters
New York -

Pandemi virus Corona telah memaksa peritel tutup toko guna meminimalisir penularan virus. Akibatnya banyak peritel seperti Sears, JCPenney, J.Crew PHK ratusan karyawan dan merugi atas omzet yang menurun.

J.Crew menjadi peritel besar di Amerika Serikat yang mengajukan kebangkrutannya pada Senin, (4/5/2020). Pihaknya telah mengajukan kebangkrutan ke pengadilan di Distrik Timur Virginia.

Sears, JCPenney (JCP), Neiman Marcus dan J.Crew adalah perusahaan ritel yang telah mengalami tekanan ekonomi sebelum pandemi. Banyak outlet yang tutup demi menghadapi penurunan penjualan.

JCPenney, Neiman Marcus dan J. Crew dibebani dengan utang yang tinggi. Mereka juga berisiko bangkrut gara-gara kehilangan pelanggan.

Direktur Senior di Fitch Ratings, David Silverman mengatakan JCPenney memiliki utang US$ 3,7 miliar pada akhir 2019. Meskipun JCPenney memiliki likuiditas yang cukup untuk bertahan selama beberapa bulan ke depan. Namun, tidak akan cukup untuk beban utang di masa depan.


"Ada peluang bagus mereka bisa bertahan, tetapi JCPenney perlu mengurangi jumlah tokonya secara drastis dari yang sekarang 850 toko," kata Craig Johnson, Presiden Mitra Pertumbuhan Pelanggan Fitch, dikutip dari CNN, Selasa (5/5/2020).

Neiman Marcus sedang mempertimbangkan pengajuan kebangkrutan untuk meringankan beban utang US$ 4,3 miliar, Bloomberg melaporkan bulan lalu

Hingga berita ini diterbitkan pihak JCPenney dan Neiman Marcus masih enggan berkomentar.

Bulan lalu, Sears mengumumkan akan menutup semua toko 30 April akibat virus Corona. Sebelumnya Sears telah banyak menutup toko dari tahun ke tahun. Kebangkrutan pun pernah dirasakan pada 2010 dengan kerugian mencapai US 12 miliar.

Hingga kini peritel yang masih beroperasi di tengah pandemi Corona, diantaranya Payless Shoes, Gymboree, American Apparel dan RadioShack.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)