RI Swasembada Gula Tahun 2007

RI Swasembada Gula Tahun 2007

- detikFinance
Jumat, 16 Des 2005 15:50 WIB
Jakarta - Indonesia sudah dapat melakukan swasembada gula konsumsi seperti white sugar dan gula rafinasi (gula untuk industri) pada awal tahun 2007. Nantinya gula impor jenis ini akan diistirahatkan dan cukup gula mentah (raw sugar) dari luar.Swasembada ini bisa menghemat devisa karena selisih harga impor raw sugar dengan gula putih atau gula rafinasi sebesar US$ 60 per ton.Apabila pemerintah membatalkan impor gula putih sebanyak 300 ribu ton ditambah impor gula rafinasi 450 ribu ton, maka pemerintah dapat menghemat US$ 45 juta. Sedangkan jika dihitung seluruh produksi gula rafinasi sebesar 1,45 juta ton, maka pemerintah dapat menghemat US$ 95,7 juta.Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) HM Yamin Rahman dalam jumpa pers di Gedung Menara Global, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (16/12/2005).Menurut Yamin, prospek gula rafinasi tahun 2006 akan mencapai 1,45 juta ton atau naik 97 persen dari tahun 2005 dengan asumsi 300 hari kerja per tahun dan mesin berjalan optimal.Produksi tersebut ditunjang dari adanya penambahan dua pabrik rafinasi baru, yaitu PT Permata Dunia Sukses di Banten dan PT Dharmapala Usaha Sukses di Cilacap, serta adanya perbaikan peralatan.Produksi 1,45 juta ton tersebut, jelas Yamin, baru merupakan 66 persen dari kapasitas. Apabila dibandingkan dengan taksasi produksi gula putih yang dihasilkan 58 pabrik gula pada tahun 2006 akan mencapai 2,5 juta ton, maka produksi gula rafinasi setara dengan 58 persen.Untuk persediaan atau suplai gula tahun 2006 total diperkirakan mencapai 3,9 juta ton. Terdiri dari produksi gula putih 2,5 juta ton dan produksi gula rafinasi 1,45 juta ton.Sedangkan konsumsi (demand) diperkirakan mencapai 3,9 juta ton. Rincian konsumsi gula itu adalah kebutuhan rumah tangga 2,8 juta ton, dan kebutuhan industri skala besar dan menengah 1,1 juta ton."Dengan demikian telah terjadi keseimbangan antara supply dan demand, dengan perkataan lain, Indonesia sudah dapat swasembada gula konsumsi pada awal tahun 2007," tandas Yamin. (ir/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads