Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 10 Mei 2020 19:00 WIB

Nyaris Gulung Tikar Akibat Corona, UMKM Ini Kini Kebanjiran Pesanan

Angga Laraspati - detikFinance
Pertamina Foto: Pertamina
Jakarta -

Pandemi Corona yang muncul di Indonesia sejak awal Maret yang lalu memang memberikan dampak yang signifikan di sektor ekonomi dan salah satunya menyerang sektor UMKM. Di antara mereka yang terkena imbas dari Corona tersebut adalah salah satu bengkel las di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan yaitu bengkel las Kurnia Jaya.

Pemiliknya Yaya Nurcahya (40) mengatakan bisnis tersebut nyaris gulung tikar akibat pandemi yang menyerang Indonesia tersebut. Usaha las yang biasa ia kerjakan seperti pengelasan teralis, pagar kanopi dan lain-lain sepi peminat. Bahkan pada pertengahan Maret lalu, empat orang karyawan sempat dimintanya untuk 'pulang kampung'. Namun mereka memilih tetap tinggal di bengkel.

"Waktu itu usaha sepi. Kalaupun ada, satu dua order saja untuk las yang sifatnya perbaikan," ujar Yaya dalam keterangan tertulis, Minggu (10/5/2020).

Dia pun hanya bisa pasrah sampai suatu saat usahanya kedatangan pesanan wastafel portabel. Hanya bermodal contoh gambar dan tenggat waktu selama 3 hari, dirinya langsung menyanggupi. Meski dirinya belum pernah membuat sebelumnya, ia mengupayakan untuk menyelesaikan secepatnya. Awalnya, pesanan sejumlah 6 wastafel portable untuk Puskesmas di wilayah Jakarta. Hingga akhirnya datang pemesanan kedua, sebanyak 14 unit.

"Alhamdulillah dalam kondisi seperti ini, saya masih bisa bekerja. Saya bersyukur sekali, rezeki ini tak hanya membantu saya. Tetapi juga membantu pegawai bengkel las kakak dan adik saya yang sempat tutup, kini ikut membantu," tambahnya.

Usut punya usut ternyata pesanan tersebut merupakan bantuan untuk kegiatan Pertamina Peduli COVID-19. Yaya mengakui, bertambahnya pesanan tentu menuntut tambahan modal. Beruntung, tak hanya pesanan, Pertamina juga menawarkan program kemitraan, yakni program untuk wiraswasta menjadi mitra binaan Perusahaan.

Dengan menjadi Mitra Binaan, Bengkel Las Kurnia Jaya bisa mendapat pinjaman modal sebesar Rp 50 juta, yang lalu digunakan untuk membeli bahan dan perlengkapan membuat wastafel. Total saat ini sudah 60 wastafel portabel yang dipesan Pertamina di Bengkel Las Kurnia Jaya, dengan harga sekitar Rp 3,2 juta per unit.

"Dengan menjadi mitra binaan, saya dapat diprioritaskan untuk membantu Pertamina Group menyediakan wastafel portable atau kebutuhan lain sesuai bidang usaha saya," jelasnya optimistis.

Yaya hanya salah satu kisah pengusaha mikro yang bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19. Selain dirinya masih banyak UMKM binaan Pertamina yang mampu bangkit dan tidak menyerah dengan kondisi.



Simak Video "Blibli: Hikmah di Balik Corona, Penjualan UKM Naik 6 Kali Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com