Sanksi Menanti Buat Maskapai yang Langgar Batas Jumlah Penumpang

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 14 Mei 2020 13:44 WIB
Bandara Soetta penuh/Reza
Foto: Bandara Soetta penuh/Reza
Jakarta -

Ramai di media sosial foto kondisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pascapenerbangan dibuka kembali. Dalam akun twitter pribadi seorang netizen bernama Risang Dipta Permana, terlihat Bandara Soetta dipenuhi calon penumpang berhimpit-himpitan tanpa adanya pembatasan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengaku pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya maskapai yang tidak menerapkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, pihaknya langsung melakukan investigasi lebih lanjut terkait laporan tersebut.

"Pagi ini langsung kami tindak lanjuti dengan memerintahkan inspektur penerbangan untuk melakukan investigasi lebih lanjut terhadap hal tersebut," ujar Novie kepada detikcom, Kamis (14/5/2020).

Novie memastikan pihaknya akan menindak tegas operator penerbangan yang terbukti melanggar ketentuan pembatasan jumlah penumpang dalam melakukan layanan penerbangan.

"Begitu terbukti melanggar aturan, kami akan terapkan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku," tegasnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Pasal 14 poin b, mencantumkan bahwa pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50% dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan jaga jarak fisik (physical distancing).

"Kami menghimbau kepada seluruh operator penerbangan untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku. Kami ingatkan agar maskapai tidak melakukan kesalahan yang beresiko terhadap para penumpangnya. Protokol kesehatan harus dilaksanakan oleh seluruh stakeholder penerbangan, tindakan tegas akan diberikan kepada operator penerbangan yang tidak menerapkan peraturan yang ditetapkan," tutupnya.



Simak Video "Penampakan Keramaian di Bandara Soetta Jelang Larangan Mudik"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)