Pegawai Muda Bakal Masuk Tanggal 25 Mei, Ini Kata Taspen

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 17 Mei 2020 20:45 WIB
taspen
Ilustrasi/Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

PT Taspen (Persero) telah menerima arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang salah satu poinnya terkait pegawai BUMN usia di bawah 45 tahun masuk kerja. Mengenai hal tersebut, Taspen menangkap tidak ada instruksi bagi seluruh pegawai yang berusia di bawah 45 tahun mulai masuk.

"Informasi yang benar adalah Menteri BUMN telah meminta setiap BUMN untuk mempersiapkan protokol sesuai bidang usaha masing-masing dengan menyesuaikan dengan peraturan PSBB pemerintah setempat dan nature of business dari setiap BUMN yang berbeda-beda untuk menyambut The New Normal yang akan terjadi akibat krisis COVID-19 ini," jelas Direktur Utama Taspen Antonius NS Kosasih dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/5/2020).

Kementerian BUMN, kata dia, akan menyusun kebijakan bagi seluruh BUMN untuk mengantisipasi The New Normal.

"Dalam menyusun kebijakan tersebut, Kementerian BUMN menyampaikan kepada kami bahwa berbagai masukan skenario dari masing-masing sektor BUMN akan dijadikan pertimbangan pada saat penyusunan kebijakan mengantisipasi The New Normal oleh Kementerian BUMN," jelasnya.

Taspen sendiri merupakan koordinator untuk klaster sektor asuransi sosial dan salah satu pihak yang diminta masukannya terkait hal tersebut. Dia melanjutkan, Taspen jauh-jauh hari telah mempersiapkan protokol PSBB untuk menangkal penyebaran COVID-19 dan membentuk task force.

"Karena sifat bisnis Taspen yang harus terus-menerus melakukan dua fungsi utama yaitu pelayanan peserta, baik ASN maupun pensiunan, dan investasi di pasar uang dan pasar modal yang harus tetap aktif setiap hari, maka Taspen telah melakukan protokol PSBB di mana sebagian besar personil TASPEN melakukan work from home dan sebagian kecil tetap harus work from office secara bergantian dengan sudah sejak awal menerapkan protokol PSBB secara sangat ketat di seluruh titik layanan Taspen," paparnya.



Simak Video "Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tagihan Listrik Membengkak"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)