Tekan Harga Gula ke Rp 12.500/Kg, Mendag Operasi Pasar ke Bogor

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 18 Mei 2020 09:27 WIB
Mendag melakukan sidak ke pasar Kramat Jati Jakarta Timur. Salah satu tujuannya adalah memastikan harga gula pasir menjadi Rp 12.500/Kg.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto terus mengecek penjualan gula dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.500/kilogram (kg). Jika ada distributor, subdistributor dan pedagang yang menjual gula di atas Rp 12.500/kg, pedagang tersebut akan ditindak tegas oleh satgas pangan.

"Ini bukan main-main, perintah Bapak Presiden. Jika ada distributor, agen dan pedagang yang menjual harga gula lebih mahal dari HET Rp12.500/kg, tolong segera laporkan," kata Agus dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2020).

Mendag sendiri telah melakukan operasi pasar kemarin melakukan operasi pasar di Pasar Anyar Tangerang, setelah itu Agus kembali melakukan operasi pasar di Pasar Baru Bogor. Masyarakat Kota Bogor dinilai sangat senang dengan kembali normalnya harga gula yang sebelumnya mencapai sekitar Rp 17.000/kg.

"Setiap hari PT. Sungai Budi Group akan memasok 12 ton gula pasir ke-4 pedagang di Pasar Baru dan sebagian dijual ke konsumen secara langsung di pasar. Jumlah pedagang dan jumlah pasar akan terus ditambah hingga harga gula telah benar-benar normal," ujarnya.

Operasi Pasar Gula akan terus dilakukan di pasar rakyat seluruh Indonesia dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti pedagang dan pembeli harus memakai masker, menerapkan physical distancing, serta rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Suhanto mengatakan 150.000 ton gula impor sudah datang dan disalurkan ke semua daerah yang penugasannya diberikan kepada BUMN yaitu Perum Bulog, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

"Bulog juga sudah mendistribusikan gula tersebut ke semua divisi Bulog regional yang dimiliki di seluruh Indonesia, begitu juga PPI. Dengan demikian, kita harapkan seluruh daerah sudah dapat dipasok dengan gula dan harga yang normal," imbuh Suhanto.

Menurut pantauan Direktorat Bapokting Kementerian Perdagangan, harga sejumlah komoditi barang kebutuhan pokok di Bogor saat ini relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya. Hanya daging ayam yang sedikit mengalami kenaikan.

Harga telur ayam ras mengalami penurunan yang cukup signifikan menjadi Rp 21.000/kg, cabe merah keriting Rp 22.000/kg, cabe rawit merah Rp 14.000/kg, cabe merah besar Rp 20.000 kg, bawang merah Rp 50.000/kg, bawang putih honan Rp 30.000/kg.

Harga beras medium Rp 10.000/kg, beras premium Rp 12.000/kg, gula pasir dengan (Non-Penugasan) Rp 17.000/kg, tepung terigu Rp 8.000/kg, minyak goreng Rp 12.000/liter, daging sapi paha belakang Rp 120.000/kg, dan daging ayam ras Rp 35.000/kg yang sebelumnya Rp 30.000/kg.



Simak Video "Dear Pemerintah, Pembuat Gula Aren Purwakarta Minta Bantuan"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)