Corona Bisa Bikin Orang Miskin RI Nambah 4,86 Juta

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 18 Mei 2020 23:00 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka di Indonesia bisa bertambah jutaan orang sebagai dampak Corona terhadap perekonomian nasional.

Sri Mulyani menegaskan pemerintah masih memegang skenario berat, di mana pertumbuhan ekonomi berada di angka 2,3% selama tahun 2020. Meski demikian pemerintah juga sudah menyiapkan skenario sangat berat di mana ekonomi akan minus 0,4%.

"Dalam skenario berat kemiskinan naik 1,89 juta orang dan pengangguran naik 2,92 juta orang," kata Sri Mulyani dalam paparannya via video conference, Jakarta, Senin (18/5/2020).

Melambatnya ekonomi Indonesia, kata Sri Mulyani dikarenakan tingkat konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat yang turun tajam. Di mana pada kuartal I-2020 hanya 2,7%. Realisasi itu diluar dari perkiraan pemerintah.

Jika penurunan tingkat konsumsi terus terjadi, maka mau tidak mau skenario pertumbuhan ekonomi akan masuk pada sangat berat, di mana pertumbuhan hanya minus 0,4%. Dari skenario itu, jumlah kemiskinan dan pengangguran yang bertambah juga semakin banyak.

"Kalau dari skenario lebih berat lagi, kemiskinan bahkan bisa meningkat di 4,86 juta dan pengangguran meningkat 5,23 juta orang," ungkapnya.

Meski demikian, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku pemerintah terus berupaya menjaga laju pertumbuhan ekonomi berada di level 2,3% hingga akhir 2020 atau sesuai dengan skenario berat.

"Kita masih gunakan skenario pertumbuhan ekonomi 2020 pada range 2,3% itu sudah jadi skenario berat yang sekarang jadi skenario optimis," ujarnya.



Simak Video "WHO Ingatkan Kelonggaran Menuju New Normal Harus Dilakukan Hati-hati"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/dna)