Emas Jadi Favorit, Komoditas Lain? Bye-bye

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 20 Mei 2020 17:20 WIB
Pegawai BNI Syariah Rasuna Said Jakarta menunjukan logam mulia emas Antam, Senin (10/10/2016).  Menurut catatan Antam, harga emas atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini stagnan di Rp 599.000/gram hari ini. Sementara harga pembelian kembali atau buyback dibuka naik Rp 1.000/gram.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan berbagai komoditas sedang anjlok karena wabah virus Corona. Harga minyak dunia anjlok hingga berdampak pada penerimaan negara. Semua komoditas disebut mengalami tren penurunan, kecuali emas.

"Emas terjadi peningkatan, karena kalau dalam situasi volatil ini investor lihat emas sebagai komoditas safe haven aset, komoditas lainnya masih fluktuasi dan ada penurunan seperti harga di awal tahun," kata Suahasil dalam video conference APBN KiTa, Jakarta, Rabu (20/5/2020).

"Harga komoditas di indeks 100 sekarang harga komoditas indeksnya di bawah 100 bahkan di bawah 90, hanya emas yang di atas 100," sambungnya.

Sedangkan dilihat dari sektor-sektor yang mengalami penurunan dan berpengaruh ke penerimaan ialah pertanian dan pertambangan.

"Sektor manufaktur turun, perdagangan juga cukup dalam kontraksinya, pertumbuhannya turun cukup dalam. Transportasi terdampak dg PSBB pertumbuhan th lalu 5,5% sekarang 1,3%" jelasnya.

Di dalam negeri, harga logam mulia atau emas batangan Antam hari ini tercatat turun Rp 1.000. Emas Antam hari ini dijual dengan harga Rp 924.000/gram.

Harga emas Antam dalam sepekan terakhir tercatat stabil menguat dari hari ke hari hingga akhirnya turun. Pergerakannya dari harga Rp 903.000/gram ke harga Rp 924.000/gram pada hari ini.



Simak Video "Telur Ikan Terbang, Nelayan di Polman Bagaikan Panen "Emas Lautan""
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)