Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Mei 2020 20:40 WIB

Ini Penjelasan Pemerintah soal Dana Talangan untuk Garuda

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Runut Kisruh Laporan Keuangan Garuda Foto: Tim Infografis/Mindra Purnomo
Jakarta -

Garuda Indonesia akan mendapatkan suntikan dana dari pemerintah sebanyak Rp 8,5 triliun untuk dana talangan modal kerja.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Isa Rachmatarwata menjelaskan saat ini di badan usaha milik negara (BUMN) ada beragam masalah.

Namun pemerintah berupaya melakukan simplifikasi dengan penyertaan modal negara (PMN).

"Nah salah satu contoh ini adalah Garuda. Garuda ini ada permasalahan pada modal, tetapi apa yang dihadapi Garuda adalah kebutuhan untuk operasional sehari-hari," kata Isa dalam konferensi pers virtual, Rabu (20/5/2020).

Dia mengungkapkan hal tersebut terjadi karena operasional yang terbatas hingga menyebabkan jumlah penumpang dan jumlah penerbangan merosot tajam.

"Bahkan sempat tidak bisa terbang, sementara kewajiban untuk membayar leasing harus jalan. Cashflow jadi masalah yang menonjol," kata dia.

Isa mengatakan ada masalah lain seperti utang global yang juga harus diselesaikan. Namun bukan dengan dana talangan yang disediakan.

Sehingga dana talangan ini digunakan benar-benar untuk operasional agar perusahaan berjalan baik.

Sedangkan untuk BUMN lain akan dilihat kebutuhan penyertaan modalnya. Pemerintah saat ini mengupayakan agar BUMN bisa beroperasi dengan baik, bukan memperkuat permodalan.



Simak Video "Istirahatkan 70% Pesawat, Garuda Lakukan Prolong Inspection"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com