Awas! Naik Pesawat Pakai Surat Kesehatan Palsu Bisa Ketahuan

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 21 Mei 2020 14:14 WIB
Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan perubahan jalur pemeriksaan berkas izin perjalanan. Sebagaimana diketahui kemarin penumpang berdesak-desakan.
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Publik belakangan ini dihebohkan dengan surat keterangan sehat maupun surat hasil tes cepat virus Corona (COVID-19) palsu yang dijual di toko online. Surat tersebut ditawarkan untuk masyarakat yang ingin mengelabui petugas agar bia melakukan perjalanan, misalnya menggunakan pesawat.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta Anas Ma'ruf menjelaskan bahwa kecurangan tersebut bisa ketahuan. Pihaknya dapat mengecek langsung ke instansi kesehatan yang dicatut namanya dalam surat palsu.

"Kami kan konsentrasinya mengecek kesehatannya ya. Jadi dokumen itu kita cek betul, kita validasi, dan kalau memang meragukan, kita bisa melakukan cross check kepada yang bersangkutan maupun kepada fasilitas kesehatan yang menerbitkannya," kata dia dalam konferensi pers virtual melalui saluran YouTube BNPB, Kamis (21/5/2020).

Dalam rangka menjamin kesehatan dalam penerbangan, dia menekankan agar para calon penumpang betul-betul mematuhi protokol dengan membawa dokumen yang lengkap, baik dokumen perjalanan, dokumen kesehatan, juga identitas diri.

"Pastikan ketika melakukan perjalanan dalam kondisi sehat. Jangan kemudian melakukan dalam tanda kutip beberapa kan ada pemalsuan. Jangan sampai melakukan itu," ujarnya.

Hal itu perlu dipatuhi dalam rangka bersama-sama bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan para penumpang pesawat.

"Artinya sekali lagi bahwa jangan sampai kemudian menggunakan surat keterangan palsu, baik itu surat keterangan kesehatan maupun hasil tes cepatnya," tambahnya.



Simak Video "Tambah 2.473, Kasus Corona RI Jadi 121.226"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)