Pemerintah Jerman Suntik Lufthansa Rp 144 Triliun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 26 Mei 2020 10:56 WIB
File photo of Lufthansa airplanes parked on the tarmac at Frankfurt airport, Germany, November 13, 2015.Deutsche Lufthansa November 28, 2015, signed an agreement with services union Verdi on pay for about 33,000 ground personnel, the union and the airline said.  REUTERS/Ralph Orlowski/Files
Lufthansa/Foto: REUTERS/Ralph Orlowski/Files
Jakarta -

Pemerintah Jerman menyetujui suntikan dana untuk maskapai Lufthansa sebesar US$ 9,8 miliar atau setara dengan Rp 144 triliun (kurs Rp 14.700). Angka ini diharapkan bisa membantu pemulihan maskapai akibat 'terjangkit' Corona.

Dari suntikan dana ini pemerintah akan mendapatkan 20% saham Lufthansa dan berpotensi naik menjadi 25%. Memang Lufthansa telah berminggu-minggu tak beroperasi akibat pembatasan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Pemerintah Jerman sebelumnya telah melepas saham di berbagai perusahaan seperti Deutsche Post dan Deutsche Telekom sampai Commerzbank. Kementerian Keuangan dan Ekonomi Jerman mengungkapkan pada Senin saham Lufthansa naik 7,5% namun masih dibayangi masalah pandemi ini.

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz mengatakan pemerintah berupaya membantu maskapai agar bisa selamat dari krisis.

"Dukungan atau bantuan yang kami berikan juga terbatas," jelas dia dikutip dari Reuters, Selasa (26/5/2020).

Dia menyebutkan pemerintah menyiapkan dana hingga 100 miliar euro untuk penyelamatan perusahaan yang dilanda krisis Corona. Nantinya pemerintah Jerman juga menjual saham Lufthansa pada akhir 2023.

"Saat perusahaan kembali sehat. Pemerintah akan menjual sahamnya lagi," jelas dia.

Pemerintah Jerman juga akan mengisi dua kursi dewan pengawas Lufthansa sebagai bagian untuk pengawasan.



Simak Video "110 Orang Tewas dalam Banjir Bandang Jerman-Belgia"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)