Suku Bunga Pinjaman Dinaikkan, RI Akan Lobi Jepang
Rabu, 21 Des 2005 11:48 WIB
Jakarta -
Pemerintah Indonesia akan menemui Jepang terkait rencana menaikkan suku bunga pinjaman dari 1,3 persen menjadi 1,5 persen. Kenaikan bunga itu dinilai memberatkan, mengingat Jepang merupakan kreditor terbesar Indonesia.Hampir separuh pinjaman luar negeri Indonesia berasal dari Jepang. Dengan demikian, kenaikan bunga itu dirasa akan memberatkan APBN."Setiap kenaikan akan menambah beban untuk APBN kita di waktu yang akan datang," ujar Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia P Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (21/12/2005).Indonesia, lanjut Mulia, akan mengupayakan tingkat suku bunga serendah mungkin. "Pada prinsipnya kita meminta maturity sepanjang mungkin dan tingkat bunga serendah mungkin," tegas Mulia.Selain menaikkan suku bunga pinjaman, Jepang juga akan menaikkan syarat dana pendamping yang biasanya 15 persen dari nilai proyek menjadi 25 persen.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































