Berkat Rokok, Penerimaan Cukai Lampaui Target APBN-P 2005

Berkat Rokok, Penerimaan Cukai Lampaui Target APBN-P 2005

- detikFinance
Rabu, 21 Des 2005 14:41 WIB
Jakarta - Penerimaan cukai hingga akhir tahun 2005 diprediksi mencapai Rp 33,054 triliun, atau melampaui target yang ditetapkan dalam APBN-P 2005 sebesar Rp 32,244 triliun. Meningkatnya penerimaan cukai itu disumbang oleh naiknya produksi rokok.Demikian Dirjen Bea Cukai Eddy Abdurrahman di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (21/12/2005).Produksi rokok hingga akhir tahun 2005 diprediksi mencapai 220 miliar batang atau meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 203 miliar batang.Namun untuk penerimaan dari bea masuk diprediksi hingga akhir tahun 2005 mencapai 14,864 triliun. Angka itu berarti lebih rendah dari target yang ditetapkan sebesar Rp 16,59 triliun. Menurut Eddy, tidak tercapainya penerimaan bea masuk tersebut karena adanya realisasi impor pada semester II yang cenderung turun. Juga karena adanya insentif-insentif yang diberikan pemerintah kepada sektor industri seperti adanya tarif-tarif yang tidak dikenakan bea masuk untuk beberapa komoditi."Pemerintah juga banyak memberikan insentif yang tarif-tarifnya menjani nol, sehingga penurunannya yang tidak sesuai dengan proyeksi," kata Eddy.Eddy juga menjelaskan, dalam APBN 2005 semula target bea masuk adalah Rp 14,5 triliun. Namun dalam APBN-P kedua tahun 2005, target itu dinaikkan menjadi Rp 16,59 triliun. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads