Rencana Mal Buka Juni dan Kritik Anies soal Imajinasi

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 30 Mei 2020 13:43 WIB
Gelap dan Sepi, Suasana Baru Mal Jakarta di Malam Minggu
Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto memastikan mal akan kembali dibuka Juni. Pemerintah juga telah menyiapkan standar operasional (SOP) yang harus diterapkan di dalam mal.

"Tetap, bulan Juni ini pasti," ungkap Agus di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Menurut Agus, dalam pembukaan mal ini juga bergantung pada ketentuan masing-masing pemerintah daerah (Pemda). Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemda yang akan membuka kembali mal-mal di wilayah masing-masing.

"Beberapa Pemda ini kita bersinergi. Ini kita komunikasikan terus. Mereka juga minta bagaimana protokol yang tepat, ini dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan dan BNPB. Ini sinergi, dan keluarnya nanti 1 pintu," jelas Agus.

Sebelumnya, pengusaha mal yang tergabung dalam Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengumumkan mal di Jakarta akan buka kembali 5 Juni. Kebijakan ini seiring dengan masa perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta akan berakhir pada 4 Juni nanti.


Bahkan APPBI sempat merilis daftar 60 mal di Jakarta yang akan buka pada 5 Juni nanti. Namun rencana APPBI harus bertepuk sebelah tangan karena dikritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies terang-terangan menegaskan pembukaan mal pada 5 Juni itu cuma imajinasi.

"Jadi kalau saat ini ada yang mengatakan bahwa mal akan buka tanggal 5, mal akan buka tanggal 7, itu imajinasi, itu fiksi. Karena belum ada aturan mana pun yang mengatakan PSBB diakhiri," kata Anies saat memantau arus balik mudik Lebaran 2020 di check point Km 47 Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (26/5/2020).

Anies menyatakan selalu memberi penjelasan PSBB bisa diakhiri, tetapi bisa juga diperpanjang. Berakhir atau tidaknya penerapan PSBB tergantung pantauan terhadap aktivitas masyarakat.

"Dan saya selalu mengatakan PSBB ini bisa PSBB penghabisan, tapi bisa juga diperpanjang, tergantung pantauan atas kegiatan masyarakat selama dua minggu ini," ucap Anies.

Alhasil, pihak APPBI pun akhirnya menyatakan keputusan pembukaan mal sepenuhnya tergantung pada keputusan Pemprov DKI Jakarta.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah pihak yang paling berwenang untuk menentukan kapan Pusat Perbelanjaan dapat beroperasional kembali," kata Alphonzus Widjaja Wakil Ketua umum APPBI kepada detikcom, Jakarta, Rabu (27/5/2020).

"Jadi menurut saya agar supaya tidak menjadi simpang siur dan membingungkan masyarakat maka sebaiknya kita tunggu pemberitahuan resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," tambahnya.

Yang jelas pemerintah akan membuka pusat perbelanjaan, termasuk mal mulai Juni. Hal itu sudah dipastikan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Jadi atau tidak mal dibuka Juni? Kita tunggu saja nanti.



Simak Video "Mendag Tegaskan Mal Dibuka Juni"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)