Luhut: Suka Tidak Suka, Tiongkok Kekuatan Dunia

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 05 Jun 2020 17:36 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan
Menko Kemaritiman dan Investasi/Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bicara soal kekuatan ekonomi China terhadap perekonomian global. Menurutnya, perekonomian China mempengaruhi 18% perekonomian global.

Oleh karena itu suka tidak suka kekuatan China di dunia tak bisa diabaikan.

"Supaya anak muda tahu nih ekonomi Tiongkok ini hampir 18% pengaruhnya ke ekonomi global, kalau Amerika Serikat 25%. Maka Anda suka tidak suka, senang tidak senang, mau bilang apapun, Tiongkok ini kekuatan dunia yang tak bisa diabaikan," jelas Luhut dalam sebuah diskusi via Zoom, Jumat (5/6/2020).


Menurutnya saat ini masyarakat jangan berpikir sempit soal hubungan Indonesia dengan China. Luhut menjelaskan dalam UUD 1945 pun Indonesia menganut sistem bebas aktif.

Maka dari itu menurutnya, Indonesia harus mampu menjalin hubungan baik dengan berbagai negara. Tujuannya untuk membuat Indonesia menjadi negara yang kuat, dan bukan malah mencari permusuhan.

"Kita nggak boleh berpikir sempit, karena dalam UUD 1945 pun kita bebas aktif. Maka kita harus bisa berhubungan sama semua negara di dunia untuk buat negara kita kuat," jelas Luhut.

"Nggak ada alasan buat permusuhan," katanya.



Simak Video "Luhut: Saya Bukan Epidemiolog, tapi Manajer yang Baik"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)