Round-Up Berita Terpopuler

Syarat PNS Dinas Luar Kota, Eks Dirut BUMN 'Hantu' Buron 8 Tahun

Tim detikcom - detikFinance
Minggu, 07 Jun 2020 21:10 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Dalam era tatanan kehidupan baru atau new normal, para pegawai negeri sipil (PNS) masih dilarang melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Namun ada pengecualian untuk PNS yang masih diperbolehkan dinas ke luar kota.

Informasi tersebut jadi yang terpopuler di detikFinance sepanjang hari ini.

Selain informasi soal perjalanan luar kota PNS, ada juga informasi perihal fakta PT Iglas yang namanya mencuat karena setelah Menteri BUMN Erick Thohir mengumumkan bakal menutup pabrik botol pelat merah ini.

Berikut deretan berita terpopuler hari ini:

Syarat Inas Luar Kota PNS

Dalam era tatanan kehidupan baru atau new normal, para pegawai negeri sipil (PNS) masih dilarang melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Namun ada pengecualian untuk PNS yang masih diperbolehkan dinas ke luar kota.

Pemerintah sendiri akan menerapkan sistem kerja yang fleksibel pada aparatur sipil negara (ASN) saat tatanan hidup baru atau new normal. Meski fleksibel penerapannya disebut akan diiring dengan pengawasan yang ketat.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menjelaskan, sistem kerja pada the new normal tersebut disesuaikan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah masing-masing. Jika suatu wilayah menerapkan PSBB secara penuh, maka instansi pemerintah juga diminta untuk melaksanakan penugasan dari rumah.

"Kami mengikuti apakah PSBB sudah diberhentikan atau belum. Kalau transisi, separuh kerja. Begitu daerah kembali (diberlakukan) PSBB, surat kami sifatnya fleksibel," ujarnya dilansir dari keterangan tertulis, Minggu (7/6/2020).

Untuk urusan dinas ke luar kota selama masa PSBB juga diatur secara ketat dengan indikator kepentingan dan status zona wilayah. Secara umum, ASN belum diperbolehkan berdinas ke luar kota. Namun, apabila perjalanan dinas tersebut sifatnya mendesak, dilengkapi surat dinas, dan daerah yang dituju merupakan zona hijau, maka yang bersangkutan diperbolehkan melakukan perjalanan dinas.



Simak Video "Eks Koruptor Jadi Komisaris BUMN, PPP: Apa Kelebihan Emir Moeis?"
[Gambas:Video 20detik]