Carlo Tewu, Penangkap Tommy Soeharto yang Jadi Komisaris PTBA

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 10 Jun 2020 15:33 WIB
Gedung Kementerian BUMN
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance
Jakarta -

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bukit Asam Tbk menyetujui perubahan pengurus perusahaan. Dalam perubahan pengurus ini, Carlo Brix Tewu masuk dalam jajaran komisaris emiten berkode PTBA ini.

"Dalam RUPS ini diputuskan perubahan pengurus baik komisaris dan direksi," kata Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin dalam teleconference, Rabu (10/6/2020).

Siapakah Carlo Brix Tewu?

Carlo sendiri saat ini menjadi 'tangan kanan' Menteri BUMN Erick Thohir. Ia menjabat sebagai Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan.

Dalam catatan detikcom, Carlo merupakan lulusan Akpol 1985. Sebelum menjabat deputi di BUMN ia pernah menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam.

Karir Carlo di kepolisian terhitung cepat karena prestasi yang dicapainya. Pada tahun 2001, Carlo yang merupakan anggota Tim Kobra beserta perwira lainnya berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra Presiden Soeharto. Ia termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa.

Sejumlah jabatan yang pernah di emban Carlo antara lain, Wakapolda Sulawesi Utara, lalu sempat pula menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara. Kemudian sempat menjabat Karojianstra Sops Polri, Dirtipidum Bareskrim Polri dan Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam.



Simak Video "Tommy Soeharto Hentikan Munaslub Partai Berkarya Karena Dianggap Ilegal"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/fdl)