Sederet Aturan Ketat Naik KRL dan KA Jarak Jauh Saat New Normal

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minggu, 14 Jun 2020 07:30 WIB
Suasana di Stasiun Poris dan gerbong KRL pagi ini.
Ilustrasi/Foto: Jehan Nurhakim/detikcom
Jakarta -

Pemerintah menjalankan skenario new normal untuk mendorong roda perekonomian. Transportasi umum seperti kereta juga memiliki sederet aturan ketat untuk para penumpang yang ingin bepergian.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengungkapkan ada kebiasaan-kebiasaan baru yang harus diikuti oleh petugas dan penumpang. Misalnya wajib menggunakan masker hingga rajin mencuci tangan.

"Ini adalah hal penting yang baru dan perlu kita awasi. Kalau dari sisi penumpang wajib pakai masker, baju lengan panjang. Karena ada riset yang menyebut menggunakan pakaian lengan panjang ini menurunkan risiko penularan," kata Zulfikri dalam diskusi online, Sabtu (13/6/2020).

Dia mengungkapkan penumpang juga harus mencuci tangan di stasiun, jaga jarak hingga mengikuti tanda-tanda yang sudah disediakan di stasiun maupun di kereta.

Kemudian untuk operator juga harus menggunakan perlindungan diri yang lengkap. Karena risiko terpaparnya sangat besar.

Dalam peraturan Menteri, para petugas akan wajib menggunakan face shield dan masker. Lalu operator juga harus menyediakan counter penjualan masker di stasiun, sehingga apabila ada penumpang yang tidak menggunakan masker bisa membeli langsung.

Lalu operator juga wajib membersihkan fasilitas dan sarana yang digunakan setiap hari dan memiliki standar operasional prosedur (SOP) untuk penanganan darurat.

"Operator juga harus mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang tadi," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kembali Bekerja dan Tetap Sehat di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]