DPR Minta APBN 2021 Jadi 'Senjata' Percepat Pemulihan Corona

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 15 Jun 2020 16:41 WIB
Menko PMK Puan Maharani memimpin rapat koordinasi membahas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2017 di Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (22/3/2017).
Ketua DPR RI Puan Maharani/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani meminta rancangan APBN tahun 2021 bisa menjadi kebijakan fiskal yang mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial setelah terdampak pandemi Corona atau COVID-19.

Hal itu diungkapkannya saat sidang paripurna tentang pembukaan masa persidangan IV tahun sidang 2019-2020, Jakarta, Senin (15/6/2020).

"Serta menjadi momentum dalam melakukan berbagai reformasi kebijakan pembangunan sehingga dapat mempercepat kemajuan Indonesia di berbagai bidang," kata Puan.

Pada rapat paripurna ini ada beberapa agenda yang dilaksanakan, salah satunya adalah mengenai pandangan fraksi-fraksi atas keterangan pemerintah terhadap kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2021.

Puan menyebut, KEM-PPKF tahun 2021 merupakan landasan bagi pemerintah dan DPR dalam menyusun APBN. Menurut dia, dalam mendesain APBN tahun 2021 dilakukan dalam ketidakpastian akibat pandemi COVID-19 sehingga akan menimbulkan ruang antisipasi fiskal dari sisi pendapatan negara, belanja, maupun pembiayaan.

Berlanjut di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "DPR RI Wanti-wanti Perkiraan Defisit APBN 2021 Capai Rp 971,2 T"
[Gambas:Video 20detik]