Berhemat di Masa Pandemi, Cobain Berkebun di Rumah ala Jonan

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 18 Jun 2020 18:45 WIB
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignatius Jonan mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Urban farming atau bercocok tanam di rumah yang berada di tengah kota menjadi semakin tenar saat masa pandemi virus Corona. Sebab selain bisa membunuh waktu luang saat masa PSBB, kegiatan ini juga bisa menghemat pengeluaran untuk bahan pangan.

Ignasius Jonan salah satu yang kini serius menggeluti urban farming. Kegiatan ini menjadi hobi barunya setelah tak lagi menjadi menteri. Jonan menanam tanaman hidroponik seperti bayam, sawi hingga kangkung dengan media pipa yang kemudian diberi lubang dengan jarak masing-masing 10 cm.

Total titik tanaman dari pipa yang digunakan sekitar 2.000 titik yang tersebar di rooftop dan halaman rumahnya. Dia merawat sendiri tanamannya itu mulai dari saat penanaman bibit, pemupukan hingga masa panen. Pengetahuan dengan urban farming itu dia dapat hanya dari internet.

"Sebenarnya kalau mau mulai ya dari niat dulu. Kalau mau sederhana ya bisa di pot, di ember, itu bisa. Kalau lihat tutorial di internet banyak sekali yang lebih simple dari itu," ujarnya dalam acara Marketeers Hangout 'Time for Urban Farming', Kamis (18/6/2020).

Menurutnya semua orang yang tinggal di kota bisa melakukan urban farming tanpa ada alasan. Meski tak punya ruang, menanam hidroponik juga bisa dilakukan dengan ditempel di dinding.

Untuk tutorialnya menurutnya cukup melihat di internet, mulai dari media tanam hingga memilih pupuk. Namun dia memberikan saran untuk airnya yang digunakan harus memiliki kadar pH 5,5.

"Saran saya yang penting airnya harus mengalir, kedua pH-nya dicek kurang lebih 5,5, jangan sampai 7," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Jokowi Minta Konten dan Pekerja Lokal Diberdayakan di Blok Masela"
[Gambas:Video 20detik]