Saudi 'Bantu' Orang Terkaya India Rp 21 T Saingi Amazon hingga Alibaba

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 19 Jun 2020 10:03 WIB
Mukesh Ambani, India
Foto: Reuters
Jakarta -

Miliarder India, Mukesh Ambani bakal mendapatkan dana segar dalam waktu dekat. Jumlahnya cukup fantastis, mencapai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 21 triliun (dalam kurs Rp 14.000/US$).

Dilansir dari CNN, Jumat (19/6/2020), jumlah investasi sebesar itu didapatkan Ambani dari Arab Saudi. Lewat Dana Investasi Publik (Public Investment Fund/PIF), Saudi membeli 2,3% saham Jio Platforms.

Jio sendiri adalah anak usaha Reliance Industries milik Ambani. Kesepakatan investasi yang diumumkan pada hari Kamis ini menambahkan valuasi pasar Jio Platforms menjadi hampir US$ 68 miliar.

Dana ini akan melancarkan ambisi salah satu orang terkaya di India tersebut untuk membangun perusahaan teknologi yang bisa bersaing di dunia internasional. Para analis menilai, ambisi Ambani bisa melawan dan bertahan pada perusahaan seperti Google (GOOGL), Tencent (TCEHY), Amazon (AMZN) dan Alibaba (BABA).

"Saya menyambut PIF sebagai mitra yang bernilai di Jio Platforms, dan menantikan dukungan dan bimbingan berkelanjutan mereka saat kami mengambil langkah-langkah ambisius untuk mempercepat transformasi digital India," kata Ambani keterangan resminya.

Ambani sendiri meluncurkan Jio sebagai jaringan telekomunikasi pada akhir 2016 dan memiliki 388 juta pelanggan. Jio juga memiliki ekosistem aplikasi, yang menawarkan jutaan pengguna ponsel banyak hal, mulai dari belanja online, pembayaran digital, hingga streaming video.

Hingga kini, Jio telah muncul sebagai saluran utama untuk mendapatkan keuntungan dari meningkatnya penggunaan internet di India. Sampai sekarang sudah ada lebih dari 600 juta pengguna internet.

"Kami percaya bahwa potensi ekonomi digital India sangat menarik dan Jio Platforms memberi kami peluang bagus untuk mendapatkan akses ke pertumbuhan itu," kata Gubernur PIF Yasir Al-Rumayyan.



Simak Video "Melihat Mewahnya Rangkaian Pernikahan Putri Orang Terkaya Asia "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)