Omzet Taman Rekreasi Diprediksi Anjlok 70% Tahun Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 19 Jun 2020 12:01 WIB
Pengunjung berkeliling dengan kereta di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2019). Taman Margasatwa Ragunan ramai dikunjungi wisatawan yang memanfaatkan libur Hari Raya Nyepi untuk berekreasi bersama keluarga. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.
Ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan.
Jakarta -

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bidang Destinasi Wisata Johnnie Sugiarto mengatakan omzet pengelola taman rekreasi diproyeksikan anjlok hingga 70% pada tahun ini. Kondisi tersebut disebabkan pandemi COVID-19.

Akibat merebaknya virus Corona, pengusaha taman rekreasi sempat tutup berbulan-bulan. Ketika buka kembali pun hanya boleh menerima 50% pengunjung dari total kapasitas yang ada.

"Iya omzet kita tahun ini mungkin menurut saya hanya tinggal 20-30% dari budgeting tahunan seperti 2019-2018. Iya bisa-bisa turun 70% tuh," kata dia saat dihubungi detikcom, Jumat (19/6/2020).

Namun saat ini taman rekreasi sudah mulai diperbolehkan kembali beroperasi. Di DKI Jakarta misalnya, mulai besok, Sabtu 20 Juni taman rekreasi sudah bisa beroperasi kembali.

Meskipun jumlah pengunjung dibatasi, setidaknya cukup menolong pengusaha untuk mendapatkan pemasukan.

"Jadi semua orang dapat benefit-nya lah. Dari pengelola juga tidak sampai harus kolaps karena bisnisnya bisa jalan, dari masyarakat juga tidak jadi jenuh di rumah bisa jalan," ujarnya.

Dia menjelaskan selama tutup beberapa bulan terakhir pengusaha taman rekreasi kehilangan pemasukan, sedangkan pengeluaran terus berjalan sehingga mengganggu arus kas.

"Terus selama dalam masa tutup itu kan mesin-mesin harus dipelihara, taman harus disiram. Jadi cost (biaya) tetap berjalan walaupun cost-nya jadi kecil, katakanlah tinggal 10% gitu. Tapi tetap cost jalan. Nah itu menyedot kapital uang cash yang ada di semua pengusaha," tambahnya.



Simak Video "Berwisata ke Taman Rekreasi Ribang Kemambang, Lahat"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)