5 Fakta Gojek yang PHK 430 Karyawan

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 25 Jun 2020 10:30 WIB
Gojek, Kantor Gojek, Ilustrasi Gojek
5 Fakta Gojek PHK 430 Karyawan

4. Gojek Baru Diguyur Modal Facebook

Pada awal Juni mengumumkan bahwa Facebook dan PayPal resmi menjadi investor di dalam penggalangan dana perseroan putaran terkini. Pada penggalangan dana putaran yang sama, Google dan Tencent kembali menambah investasi setelah kedua perusahaan itu menanamkan investasi di Gojek di putaran sebelumnya.

Bergabungnya Facebook dan PayPal sebagai investor diyakini akan mendukung Gojek dalam misi mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara dengan fokus pada layanan pembayaran dan keuangan. Namun belum disebutkan berapa dana yang diinvestasikan.

Sebagai tambahan informasi, layanan pembayaran digital dari Gojek, yaitu GoPay sejak lama berfokus untuk meningkatkan akses ekonomi digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

5. Gojek Berstatus Decacorn

Go-Jek, kini menyandang status sebagai decacorn atau startup yang memiliki valuasi di atas US$ 10 miliar. Sebelumnya, Go-Jek menggenggam status sebagai unicorn atau startup dengan valuasi di atas US$ 1 miliar.

Dalam riset bertajuk The Global Unicorn Club, lembaga riset internasional CBInsights menyatakan Go-Jek telah memiliki valuasi US$10 miliar. Artinya Go-Jek sudah berhak menyandang status decacorn tersebut.

CBInsights menghitung saat ini baru ada 19 startup decacorn di dunia. Decacorn terbanyak berasal dari Amerika Serikat (AS). Gojek mendapat gelar decacorn setelah hampir 10 tahun beroperasi. Go-Jek didirikan Nadiem Makarim dan teman-temannya pada pada tahun 2010.


(fdl/ara)