Buwas Minta Sri Mulyani Tambah Tunjangan Beras TNI/Polri

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 25 Jun 2020 18:15 WIB
Detikcom Blak-blakan bersama Kepala Bulog Budi Waseso di Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menambah nominal tunjangan beras bagi anggota TNI dan Polri. Buwas mengatakan, untuk membeli beras dari Bulog, para anggota TNI/Polri masih harus menombok.

Usulan tersebut disampaikan untuk mendukung kerja sama antara TNI/Polri dengan Bulog dalam pendistribusian beras. Menurutnya, Buwas sudah pernah meraih kesepakatan dengan Polri saat dipimpin Tito Karnavian (periode 2016-2019).

Dalam hal ini, Bulog yang menjadi mitra untuk menyediakan beras dan harapannya beras Bulog dapat disalurkan ke TNI/Polri.

"Saya sudah pernah bicara bagaimana TNI/Polri menggunakan beras dari Bulog karena sudah dijamin kualitasnya. Panglima TNI, Kapolri setuju, pada saat itu Kapolrinya Pak Tito," jelas Buwas di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Sayangnya, kesepakatan itu masih terhalang nominal tunjangan beras TNI/Polri dari APBN, dengan harga beras Bulog. Pasalnya, nominal tunjangan TNI/Polri untuk membeli beras ialah Rp 7.000/kg, sementara harga di Bulog ialah Rp 9.450/kg.

"Sudah setuju itu. Tapi persoalannya nilai yang diberikan anggaran untuk TNI/Polri membeli beras tidak memadai," ungkap buwas.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ssst... Jokowi Diam-diam Cek Gudang Bulog"
[Gambas:Video 20detik]