Airlangga: 10 Juta Orang Butuh Lapangan Pekerjaan

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 26 Jun 2020 15:25 WIB
Pengangguran
Foto: Fuad Hasim
Jakarta -

Pandemi virus Corona (COVID-19) tidak hanya berdampak ke sektor kesehatan, tetapi juga sektor ekonomi. Akibat adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), banyak orang yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan menjadi pengangguran.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pasca pandemi ini ada 10 juta orang membutuhkan lapangan pekerjaan. Angka itu ditambah dari pengangguran tahun lalu yang sebanyak 7 juta.

"Indonesia sendiri selama pandemi yang tercatat di Kemnaker 1,8 juta terverifikasi, yang belum terverifikasi 1,2 juta dan ini menambah tingkat pengangguran tahun lalu yang besarnya sekitar 7 juta. Sehingga tentu akibat ini ada 10 juta orang yang membutuhkan lapangan pekerjaan," kata Airlangga dalam webinar, Jumat (26/6/2020).

Adanya peningkatan pengangguran bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di negara lain seperti Eropa, Jerman, Italia, hingga Amerika.

"Kalau kita lihat secara global berbagai negara memang tingkat penganggurannya masuk ke 9,9%. Kita lihat mulai dari Eropa, Jerman, Italia, Amerika, seluruhnya posisinya walaupun tahun 2021 belum habis tetapi sudah mendekati data di tahun kemarin," imbuhnya.

Itulah sebabnya pemerintah mulai membuka kembali perekonomian dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Jika tidak, maka tingkat pengangguran diprediksi akan semakin banyak.

"Ini yang disadari seluruh negara bahwa lockdown meningkatkan pengangguran dan peningkatan kemiskinan. Ini harus dikurangi atau dihentikan, tentu kita menghentikan penyakit tapi di lain pihak menghentikan PHK," ujarnya.



Simak Video "Imbas Corona, Pengangguran Diprediksi Bertambah 5,23 Juta Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)