Pengiklan Ramai-ramai Cabut, Terus Facebook Mau Ngapain?

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 29 Jun 2020 14:24 WIB
Facebook Perangi Berita Palsu Virus Corona
Foto: DW (News)

Kelanjutan gelombang cabutnya para pengiklan diramal bisa bikin Facebook berada dalam guncangan besar.

Analis Bernstein mengatakan dalam sebuah catatan mengumumkan bahwa kondisi ini berbeda dari kampanye "#deletefacebook" pada tahun 2018 setelah skandal Cambridge Analytica.

"Lingkungan saat ini sangat berbeda," tulis mereka. "Sangat terlihat siapa yang dan tidak berpartisipasi dalam boikot di mana brand silence [sama dengan] terlibat."

Analis juga mengatakan bakal makin banyak yang mengikuti aksi boikot ini terbukti Coca-cola telah mengumumkan akan menghentikan sementara periklanan di semua media sosial secara global.

"Lebih banyak merek akan mengikuti, dan jika tidak ada yang berubah, bagaimana mungkin sebuah merek mengubah belanja iklan pada bulan Agustus?" mereka berkata. "Itu akan tidak jujur. Yang mengatakan, ada juga bangku panjang pengiklan yang dengan senang hati akan mengambil inventaris iklan yang lebih murah karena sudah tersedia."

Guncangan ini juga bisa menjadi keuntungan bagi pemain lain pesaing Facebook. "Sementara banyak merek berencana menarik kembali pengeluaran karena makro saat ini, sebagian dari dolar yang dialokasikan Facebook mungkin berakhir di Snapchat, Pinterest, Amazon, Walmart dan lainnya."


(dna/zlf)