Kebijakan Makro Tuntas, Sekarang Banggar Bahas Belanja di 2021

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 01 Jul 2020 11:30 WIB
Banggar
Foto: Hendra Kusuma
Jakarta -

Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melanjutkan rapat dengan Tim Panja B pemerintah yang membahas kebijakan belanja pada RAPBN 2021. Rapat ini dilakukan usai disepakatinya kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) tahun depan.

Pimpinan rapat Banggar DPR, Said Abdullah mengatakan rapat mengenai kebijakan belanja ini dihadiri oleh 26 orang dari 9 fraksi.

"Kita sudah menyelesaikan KEM-PPKF, hari ini kita akan bahas panja tentang belanja pemerintah pusat, dan kalau hari ini kelar, besok kita bahas panja belanja daerah," kata Said di ruang rapat Banggar DPR, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Said mengatakan, kebijakan belanja ini sangat berpengaruh pada percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sudah dicanangkan sejak tahun ini. Sebab, ada beberapa program PEN yang dilanjutkan pada tahun depan.

Menurut Said, keputusan tersebut seiring dengan belum adanya kepastian waktu pandemi Corona berakhir.

"Tantangan kita ke depan berat, sebagaimana yang saya sampaikan membuat proyeksi di tengah ketidakpastian sampai kapan pandemi berakhir. Oleh karena itu kalau kita ingin PEN cepat tuntas, mau tidak mau suka tidak suka ketika proyeksi pertumbuhan ekonomi 4,5-5,5% maka poin penting adalah bagaimana belanja pemerintah pusat dan daerah fokus betul pada PEN," ungkapnya.

Tim Panja B dipimpin oleh Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani. Turut juga para pejabat eselon Kementerian Keuangan mendampingi.



Simak Video "Komisi VIII Bingung Kemenag Minta Anggaran Untuk VPN"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)