Ada 163 Ribu Wisman Datang ke RI di Mei, Naik Dibandingkan April

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 01 Jul 2020 12:45 WIB
Pemerintah tengah mengejar target wisatawan 17 juta wisman 2017. Target itu akan naik menjadi 20 juta wisman pada 2019.
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Mei 2020 tercatat mengalami penurunan 86,9% jika dibandingkan dengan periode Mei 2019. Sedangkan jika dibandingkan dengan April 2020, kunjungan wisman pada Mei 2020 mengalami kenaikan sebesar 3,10%.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan pada Mei 2020 jumlah wisman yang masuk ke Indonesia 163,65 ribu kunjungan lebih rendah dibandingkan Mei 2019 sebesar 1,25 juta kunjungan. Kemudian kunjungan wisman pada April 2020 sebanyak 158,7 ribu.

Suhariyanto mengungkapkan secara kumulatif periode Januari-Mei 2020 jumlah kunjungan wisman tercatat 2,93 juta atau turun 53,36% dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya berjumlah 6,28 juta kunjungan.

"Jumlah kunjungan wisman ini terdiri dari wisman yang melalui pintu masuk udara sebanyak 1,6 juta kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 696,56 ribu kunjungan dan pintu masuk darat sebanyak 631,98 ribu kunjungan," kata Suhariyanto dalam konferensi pers, Rabu (1/6/2020).

Kemudian jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang melalui pintu masuk udara pada Mei 2020 tercatat mengalami penurunan hingga 99,93% dibanding jumlah wisman pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

Persentase penurunan terendah tercatat di Bandara Soekarno-Hatta, Banten sebesar 99,75%, diikuti Bandara Sultan Badarudin II, Sumatera Selatan sebesar 99,86%, dan Bandara Juanda, Jawa Timur sebesar 99,92%.

Sementara itu, Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat, Bandara Adisucipto, DI Yogyakarta, Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara, Bandara Minangkabau, Sumatera Barat, Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau, Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, Bandara Ahmad Yani, Jawa Tengah, Bandara Supandio, Kalimantan Barat, dan Bandara Hasanuddin, Sulawesi Selatan mengalami penurunan sebesar 100%.



Simak Video "RI Alami Deflasi 0,05% di Agustus 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)