Pasar Tenaga Kerja AS Mulai Membaik, Pengangguran Turun?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 02 Jul 2020 09:31 WIB
Keganasan virus Corona terus menelan korban jiwa di Amerika Serikat. Negeri itu mencatat 1.514 kematian terkait virus Corona dalam waktu 24 jam terakhir.
Foto: AP/Wong Maye-E
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) memiliki pekerjaan rumah yang harus dibereskan terkait masalah lapangan pekerjaan. Berdasarkan hasil survei Refinitiv menyebutkan ada potensi untuk perbaikan jumlah tenaga kerja walaupun dalam kondisi pandemi.

Chairman The Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan saat ini tingkat pengangguran di AS masih tinggi.

"Pengangguran meningkat apalagi di segmen pekerja berupah rendah, wanita dan warga keturunan Afrika," kata dia dikutip dari CNN, Kamis (2/7/2020).

Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan merilis laporan tenaga kerja pada Kamis. Sebelumnya pada Rabu laporan ketenagakerjaan ADP menunjukkan mulai ada penambahan pekerjaan 2,4 juta di sektor perhotelan dan pariwisata.

Pasar kerja AS juga mulai membaik seiring dengan pembukaan kembali bisnis, stimulus yang diberikan pemerintah.

Ekonom Universitas Cornell Erica Groshen mengungkapkan program Paycheck yang diberikan pemerintah sangat membantu masyarakat untuk bertahan.

Meskipun saat ini wilayah yang sangat mengandalkan pariwisata dan perhotelan seperti di Hawaii sedang berjuang mati-matian melawan Corona.

Sementara di Nevada, Gubernur Steve Sisolak menghentikan lagi aktivitas bisnis karena muncul gelombang kedua yang menyebabkan naiknya angka infeksi Corona.



Simak Video "AS Roma Menang 2-1 dari Fiorentina"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)