Duet Brexit dan Corona, Lowongan Kerja Makin Langka

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 03 Jul 2020 13:37 WIB
Parlemen Inggris Kembali Tolak Semua Opsi Brexit
Duet Brexit dan Corona, Lowongan Kerja Makin Langka. Foto: DW (News)

"Saya tahu bahwa banyak yang berharap keputusan kesetaraan kami akan memberikan kesinambungan antara Inggris dan Uni Eropa. Namun kini keadaan harus berubah," kata Barnier.

Sejauh ini, bahkan sebelum Brexit, perusahaan-perusahaan besar di Inggris telah mengumumkan lebih dari 80.000 pemutusan hubungan kerja karena pandemi virus Corona. Mereka berharap mendapat dukungan dari pemerintah sebagai penggajian karyawan hingga Oktober mendatang.

Airbus memangkas 1.700 pekerjaan, Arcadia 500 karyawan di kantor pusat, EasyJet 2.017 dari pilot hingga awak kabin di PHK. Selanjutnya, Harrods 700 pekerja, TM Lewin 600 pekerja, dan perusahaan katering SPP memangkas hingga 5.000 pekerja.


Kini ekonomi Inggris menghadapi kemerosotan bersejarah. Data British Chambers of Commerce menunjukkan bahwa 20 dari 28 indikator mempengaruhi sektor manufaktur, penjualan, dan arus kas negara turun ke level terendah pada kuartal-II.

Barison Johnson berjanji untuk mempercepat stimulus miliaran pound sterling untuk membantu pembangunan proyek-proyek infrastruktur, sekolah, rumah saki, dan perumahan. Selain itu, dia berjanji akan membangun dan meningkatkan investasi Inggris ke luar negeri.

Halaman

(ang/ang)