Mengapa Harga Emas Bernilai Tinggi, Begini Sejarahnya

Vadhia Lidyana - detikFinance
Minggu, 05 Jul 2020 12:37 WIB
Gold ingots in the Siberian city of Krasnoyarsk, Russia, on Nov 22, 2018. A search of the woman led to the discovery of eight pieces of gold weighing a total of nearly 1.9kg.PHOTO: REUTERS
Foto: REUTERS
Jakarta -

Emas merupakan salah satu logam mulai yang menjadi komoditas berharga dan diperdagangkan secara internasional. Harga emas yang tinggi dan terus naik menjadi instrumen investasi yang tetap eksis dari tahun ke tahun. Logam mulia itu punya sejarah yang cukup panjang dari ditemukannya hingga kini bernilai tinggi.

Emas pertama kali ditemukan manusia dalam kondisi yang masih alami di sungai dan tanah di zaman kuno. Emas adalah logam mulia yang pertama kali ditemukan umat manusia. Perdebatan akan kapan dan di mana manusia pertama kali bersentuhan dengan emas itu masih terus berlangsung di kalangan arkeolog.

Dilansir dari Gold Price, emas ditemukan dalam keadaan paling dasar dan alami - di sungai dan di tanah dunia kuno - dan emas adalah salah satu logam mulia pertama yang diketahui umat manusia. Sebagai respons alami terhadap keindahan dan kelangkaannya, emas menjadi simbol royalti dan kemewahan di hampir setiap budaya yang bisa mendapatkannya. Kecemerlangan dan ketahanannya terhadap noda membuat logam mulia ini menjadi komoditas pembuat perhiasan yang ideal, dan akhirnya menjadi mata uang yang bisa bertahan.

Namun, ada sedikit konsensus dalam komunitas arkeologi dan ilmiah tentang mengidentifikasi kapan dan di mana manusia pertama kali bersentuhan dan mulai menggunakan emas.

Di tahun 2600 sebelum masehi (SM), penduduk Mesopotamia (kini Republik Irak) sudah menggunakan perhiasan emas yang ditempa oleh kaum tersebut. Sejak itu, emas mulai diolah dan dirancang untuk berbagai perhiasan. Harga emas pun sudah cukup tinggi kala itu.

Pada tahun 1223 SM, makam Firaun yang ikonik terbuat dari emas. Dan menurut legenda pada tahun 950 SM, kuil atau Bait Solomon di Yerusalem dibangun dengan emas sebagai bahan konstruksi.

Dilansir dari situs resmi World Gold Council, memasuki tahun 550 SM emas dijadikan sebagai mata uang atau koin atas perintah Raja Croesus dari Lydia (kini menjadi suatu daerah di Turki). Sejak itu, koin emas menjadi mata uang di banyak negara sebelum adanya uang kertas. Harga emas kian bernilai tinggi.

lanjut ke halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Hari Ini, Harga Emas Tembus Rp 1 Juta/Gram"
[Gambas:Video 20detik]