Puluhan Kurir Amazon Terima Bantuan Corona sampai Rp 14 Miliar

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 07 Jul 2020 09:06 WIB
Logo Amazon, Amazon
Foto: REUTERS/Brendan McDermid
Jakarta -

Puluhan perusahaan yang menangani pengiriman jarak jauh untuk Amazon menerima dana dari program bantuan pemerintah terkait penanganan Corona. Hal itu berdasarkan data yang dirilis kemarin.

Mengutip CNBC Selasa (7/7/2020), Peregrine Express, Rapid Logistics, Systemize Logistics, Sheffield Express dan Valdivia Logistics masing-masing menerima setidaknya US$ 1 juta atau sekitar Rp 14 miliar (asumsi kurs Rp 14.000) dalam bentuk pinjaman. Puluhan mitra lain mendapat bantuan U$ 350 ribu atau kurang.

Uang dari Paycheck Protection Program (PPP) merupakan bagian dari program UU CARES senilai US$ 2 triliun. Payung hukum ini diteken Presiden Donald Trump pada awal tahun.

Salah seorang perwakilan dari Rapid Logistic mengonfirmasi bahwa mereka menerima pinjaman PPP. Sementara Amazon, Peregrine, Systemize, Sheffield dan Valdivia tidak memberikan respons saat diminta tanggapan.

Program Delivery Service Partner (DSP) Amazon diluncurkan pada tahun 2018 yang terdiri dari perusahaan pengiriman kecil. Masing-masing jaringan perusahaan memiliki sekitar 40 mobil van dan kadang ratusan pengemudi dikontrak.

Melalui program tersebut, paket diambil dari stasiun pengiriman Amazon dan diantar di depan pintu konsumen. Program ini memungkinkan Amazon dengan cepat meningkatkan kemampuan pengirimannya dan bersaing dengan mitra pengiriman seperti UPS dan FedEx.

Dengan kerja sama itu, Amazon juga dapat menghindari banyak biaya terkait dengan pekerjaan dan pemeliharaan kendaraan.

Sementara itu, PPP dibuat sehingga usaha kecil dapat bertahan dan terus membayar karyawan selama krisis yang disebabkan oleh Corona. Pinjaman tersebut diberikan kepada 650.000 pengusaha.

Proses PPP penuh dengan konflik sebab sejumlah startup diuntungkan dari program ini serta bisnis yang memiliki hubungan dekat dengan administrasi Trump. Demokrat telah menekan Departemen Keuangan dan Administrasi Bisnis Kecil untuk mengungkapkan penerima pinjaman PPP setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengisyaratkan tidak memuat data tersedia.



Simak Video "Terima Bantuan, Erick Thohir Gandeng BUMN Salurkan ke Tenaga Medis"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)