Klaten Masih Larang Acara Resepsi, Ini Curhat Pelaku Usaha Wedding

Achmad Syauqi - detikFinance
Kamis, 09 Jul 2020 12:02 WIB
Simulasi resepsi
Foto: Dok. Daun Foto

Dikatakan Hardi, semua usaha yang terkait wedding di Klaten stop terdampak pandemi COVID sejak bulan Februari/ Maret. Meskipun belum ada laporan yang gulung tikar tetapi kondisi dirasa berat. "Kalau gulung tikar tidak, kita hanya berusaha bertahan hidup. Kebanyakan berusaha di bidang lain asal bisa bertahan hidup," imbuh Hardi.

Untuk bertahan, lanjut Hardi, ada anggotanys berjualan secara online baik itu makanan atau barang lain. Itu demi keluarga. "Semua anggota kami punya karyawan dan punya keluarga. Sekolah bisa ditunda tapi kalau makan tidak bisa ditunda," pungkas Hardi.

Doni, pemilik daun foto mengatakan sebenarnya kalangan pelaku usaha wedding sudah siap jika diizinkan. Sebab simulasi sudah dilakukan. "Kita sudah tidak masalah, kita sudah adakan simulasi. Kita saat ini tinggal tunggu ketok palu SK Bupati," jelas Doni pada detikcom di kompleks Pemkab Klaten.

Menurut Doni, jika semakin lama ditunda akan semakin memberatkan pelaku usaha di wedding. Sebab tidak bisa hanya mengandalkan kegiatan skala kecil.

"Kita pelaku wedding dari foto, sound sistem, rias, video shooting, perlengkapan, catering dan lainya semakin berat. Selama ini memang ada ijab tapi skalanya terbatas maksimal 30 orang," imbuh Doni.

Halaman


Simak Video "Resepsi di Tengah Pandemi Bawa Angin Segar untuk WO"
[Gambas:Video 20detik]

(fdl/fdl)