Ratusan TKA Masuk RI, Kemnaker: Setelah Pabrik Jadi, Balik Kanan

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 10 Jul 2020 15:42 WIB
Infog TKA
Ilustrasi/Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang didatangkan ke Konawe, Sulawesi Tenggara untuk membangun pabrik smelter hanya bersifat sementara.

Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker Aris Wahyudi menerangkan bahwa begitu pabrik smelter tersebut jadi maka mereka akan kembali ke negara asalnya.

"Jadi mereka betul-betul sedang menyiapkan tadi bahasa saya menyiapkan pabrik usaha. Kalau nanti sudah jadi dia balik kanan," kata dia saat dihubungi detikcom, Jumat (10/7/2020).

Dia menegaskan bahwa Kemnaker tidak akan memperpanjang izin penggunaan TKA tersebut. Jadi ketika pabrik tersebut sudah memasuki proses produksi akan mempekerjakan tenaga kerja lokal.

"Mereka nanti ketika proses produksi mereka pulang karena kan mereka hanya jangka pendek, dan tidak boleh diperpanjang," sebutnya.

Dia menjelaskan TKA yang sudah masuk pada tahap pertama ada sekitar 156 orang dan yang terbaru ada tambahan 105 orang, sehingga totalnya adalah 261 orang. Masuknya mereka telah menyerap 950 pekerja lokal.

"Dengan datangnya 156 orang itu mereka sudah merekrut 950 tenaga kerja lokal. Terus bahkan kemarin mereka malah sudah MoU dengan Bupati Konawe untuk merekrut 5.000 (pekerja lokal). Jadi intinya nanti kalau pabrik itu tungkunya itu sudah jadi, pasti nanti yang akan mengoperasikan orang kita," tambahnya.



Simak Video "Aksi Penolakan TKA China Dipukul Mundur, 105 TKA Lolos"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)