Kalau Bioskop Tak Jadi Dibuka 29 Juli, Pegawainya Harus Apa?

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 12 Jul 2020 17:15 WIB
bioskop
Ilustrasi Perisapan Bioskop Buka
Jakarta -

Rencana bioskop yang akan dibuka kembali pada 29 Juli mendatang mendapat tentangan dari sejumlah pihak. Pembukaan bioskop dianggap berisiko membuat klaster baru penyebaran Corona dan bisa menyebabkan ledakan kasus.

"Menurut saya nggak tepat. Jadi kalau dibuka tanggal 29 dalam posisi COVID ini masih tinggi banget itu saya pikir akan berbahaya meskipun tetap menerapkan protokol kesehatan. Menurut saya jangan dulu," kata Analis Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah kepada detikcom, Minggu (12/7/2020).

Untuk menekan pengangguran terhadap pegawai bioskop, Trubus mengatakan pegawai bisa beralih mencari pekerjaan lain untuk menghasilkan uang sementara waktu. Pegawai bisa membuka usaha kecil-kecilan untuk makanan dan minuman, hingga alat kesehatan.

Atau pengusaha bioskop harus menempatkan pegawainya di pekerjaan lain. Trubus yakin pengusaha bioskop pasti memiliki usaha lain yang dijalankan.

"Pengusaha bioskop biasanya nggak hanya satu usahanya, ada yang lain. Menurut saya pelaku usaha harus mencarikan pekerjaan lain, artinya untuk sementara supaya mereka tidak menganggur," ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio. Menurutnya, pengusaha bioskop punya banyak uang untuk mencukupi kebutuhan karyawannya.

"Pengusaha bioskop kan masih punya uang lah. Pengusaha besar itu masih punya uang," sebutnya.

Di samping itu, pemerintah harus cepat mengatasi pandemi COVID-19. Salah satunya dengan menunda pembukaan tempat yang menimbulkan keramaian sampai kasus baru benar-benar turun.

"Ini persoalannya karena negara tidak cepat menanggulanginya. Mau cepat-cepat tapi tidak melakukan tindakan yang tepat. Itu saja," tandasnya.



Simak Video "Bioskop Sudah Diizinkan Buka tapi Produser Ogah Putar Filmnya"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)