BPS: Impor Juni Turun 6,36%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2020 12:17 WIB
Suasana aktivitas bongkar muat di Jakarta International Container Terminal, Jakarta Utara, Rabu (5/9/2018). Aktivitas bongkar muat di pelabuhan tetap jalan di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpuruk. Begini suasananya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Nilai impor Indonesia pada Juni sebesar US$ 10,76 miliar. Angka ini naik 27,56% dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 6,36% secara year on year dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Nilai impor Juni 2020 ini dibandingkan dengan Juni 2019 atau yoy nilai impor ini negatif 6,36%," ujar Kepala BPS Suhariyanto, Rabu (15/7/2020)

Suhariyanto menambahkan, turunnya impor pada Juni secara year on year disebabkan karena impor migas turun tajam pada Juni 2020 sebesar 60,47%.

"Kalau ditelisik ke dalam penurunan impor untuk minyak mentah," ujar Suhariyanto.

Dia menambahkan nilai impor selama periode Januari-Juni 2020 sebesar US$ 70,91 miliar, atau turun 14,28%.

"Impor Januari sampai Juni 2020 adalah US$ 70,91 miliar. Dibandingkan periode tahun lalu ada penurunan 14,28%. Barang yang diimpor masih didominasi mesin dan alat mekanis dan perlengkapan," ujarnya.

Dikatakannya, pada Juno 2020 dibandingkan bulan sebelumnya, impor konsumsi meningkat 51,1%, begitu juga dengan bahan baku dan barang modal.

"Total nilai impor konsumsi ada peningkatan 51,1% kalau dilihat komoditasnya konsumsi ini garlic dari China, daging beku dari Australia, obat-obatan dari Inggris, Pear dari China," ujarnya.



Simak Video "Perdagangan Luar Negeri China Dihantam Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)