UMKM Sektor Pangan Diharapkan Bisa Manfaatkan Teknologi

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2020 10:09 WIB
Agar UMKM Tidak Mati Saat Pandemi
Foto: detik
Jakarta -

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor pangan diharapkan bisa memanfaatkan tekhnologi guna menjangkau pasar. Hal ini mengingat kebutuhan dasar pangan yang tetap harus dipenuhi di tengah pandemi Corona.

"Pangan sudah lazim menjadi kebutuhan pokok orang banyak. Seperti masa sekarang, di tengah pandemi COVID-19 dimana semua rutinitas masih dibatasi maka UMKM terutama untuk sektor pangan dituntut jadi garda depan memenuhi kebutuhan pokok orang banyak. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan memanfaatkan tekhnologi, guna menjangkau pangsa pasar yang lebih luas," kata Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Witjaksono dalam keterangannya, Rabu (15/7/2020).

Pria yang juga Dewan Pembina Himpunan Tani Muda Indonesia (HTMI) itu mengatakan, kontribusi UMKM bagi perekonomian Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena, sekitar 60,3% dari total Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia merupakan kontribusi dari UMKM. Tidak hanya itu, UMKM juga diperkirakan memperkerjakan 97% dari total tenaga kerja Indonesia.

"Imbas dari COVID-19 sangatlah besar bagi perekonomian kita. Sektor industri, bisnis sedang lesu. Tumpuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan pada UMKM. Hanya saja, kemampuan dalam menjangkau pasar untuk UMKM masih terbatas. Oleh karenanya, diharapkan dengan memanfaatkan tekhnologi, jangkaun pasar UMKM bisa lebih luas lagi," ujarnya.

Selain itu di era digital, masih menurut Mas Witjak, yang menjabat sebagai Ketua KorNas Pertanian PBNU-KEMENTAN, menuturkan, platfom usaha sudah mulai berubah yang dulu mengandalkan pola konvensial kini sudah beralih ke digital.

Di samping itu juga, seiring terjadinya perubahan perilaku masyarakat yang didorong pandemi COVID-19. "Sedah menjadi tuntuan era sekarang grand design usaha maupun bisnis sudah beralih ke tekhnologi. Tidak terkecuali UMKM kita yang memang harus mengikuti tuntuan zaman agar bisa bersaing baik dilevel nasional maupun international," tuturnya.

Perubahan paradigma sekarang tentu memunculkan tantangan sekaligus peluang bagi berbagai para pelaku usaha. Termasuk pada dunia usaha sektor pangan kita dalam melakukan pengembangan bisnisnya. Oleh karena itu, SNNU mengajak dan mendorong UMKM mengadaptasi perubahan yang terjadi dengan memanfaatkan teknologi dan terjun ke ekonomi digital.



Simak Video "Hutama Karya Dukung Kemajuan 1200 UMKM di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)