Sempat Dirumahkan, 700 Karyawan di Boyolali Kerja Lagi

Ragil Ajiyanto - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2020 20:45 WIB
tenaga kerja asing
Foto: Fuad Hasim/Tim Infografis
Boyolali -

Sejumlah industri di Boyolali yang sebelumnya merumahkan karyawannya akibat dampak pandemi Corona, kini mulai memanggil lagi. Diantaranya PT Pearland Ampel yang telah merekrut kembali sebagian besar pekerjanya.

"Seperti (PT) Pearland Ampel, yang kemarin merumahkan sekitar 1.200 (karyawan, itu sekarang sudah memasukkan lagi sekitar 700," kata Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) Boyolali, M Syawaludin, di kantornya Rabu (15/7/2020).

Menurut Syawaludin, saat ini sudah ada 4 perusahaan di Boyolali yang mulai memanggil lagi karyawan yang sebelumnya di rumahkan.

"Alhamdulillah sekarang sudah ada perkembangan baik. Ada empat perusahaan yang sudah mulai hidup lagi, artinya sudah menarik kembali karyawan," ujarnya.

Meskipun belum semua karyawan yang dirumahkan telah dipanggil untuk bekerja lagi. Tetapi sejumlah perusahaan itu sudah mulai bangkit lagi dan minta pendampingan Dinkopnaker untuk merekrut kembali karyawannya.

Pihaknya mengaku belum mengetahui data pasti jumlah karyawan yang telah ditarik lagi ke sejumlah perusahaan tersebut untuk bekerja. Kini, pihaknya masih melakukan pendataan.

Tak dipungkiri juga, karyawan yang sebelumnya di rumahkan, ada yang telah melamar kerja ke perusahaan lain. Pasalnya, meski di massa pandemi dan sejumlah perusahaan melakukan efisiensi, tetapi ada perusahaan di Boyolali yang justru membuka lowongan pekerjaan.

"(PT) Pan Brothers kan tidak ada kebijakan efisiensi, merumahkan, tapi justru membuka lowongan 4.000 karyawan," jelas dia.

"Disisi lain pencari kerja juga luar biasa, sampai dengan saat ini jumlahnya 4.353 orang," ungkap Syawal, sapaan akrabnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Dalam 20 Hari, Polisi Tangkap 10 Pelaku Curanmor di Solo"
[Gambas:Video 20detik]