1.500 Karyawan Katering Dirumahkan Imbas Corona

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 17 Jul 2020 14:26 WIB
Katering
Ilustrasi/Foto: Istimewa
Jakarta -

Pengusaha katering mengatakan sudah ada ribuan tenaga kerja pada usaha jasa katering yang terkena dampak virus Corona. Ribuan orang dirumahkan karena lesunya bisnis katering.

Dewan Penasehat Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) Diana Dewi mengatakan setidaknya ada 1.500 pekerja part time yang mesti dirumahkan karena mandeknya usaha katering di tengah pandemi Corona.

"Gelombang PHK yang dilakukan cukup lumayan. Di DKI sendiri aja ya, kan banyakan tenaga part time nih. Sekitar seribu sampai 1.500 orang itu sih ada yang dirumahkan," kata Diana kepada detikcom, Jumat (17/7/2020).

Dia mengaku saat ini kondisi yang dihadapi pengusaha jasa katering masih kesulitan dapat pesanan dari acara seremonial, seperti pernikahan. Sementara itu bila ada pun jumlahnya dibatasi sehingga permintaan katering berkurang.

Permintaan katering dari karyawan perkantoran juga menyusut. Pasalnya, saat ini jumlah karyawan yang beraktivitas pun masih dibatasi.

"Acara seremonial juga kan masih dibatasi nih, cenderung orang juga mikir-mikir bikin acara. Makanya, penurunan masih ada. Kegiatan apapun bolehnya cuma 50%, kayak karyawan kantor cuma boleh 50% kan jumlah ordernya jadi berkurang," ungkap Diana.

Akibat hal tersebut banyak pengusaha katering yang banting setir memproduksi makanan beku alias frozen food. Hal ini demi menjaga tenaga kerja yang belum dirumahkan tetap bisa bekerja.

"Banyak memang yang tidak bisa selamatkan tenaga kerjanya. Makanya banyak yang mulai diversifikasi produk juga biar tenaga kerja bisa berjalan juga," ujar Diana.



Simak Video "Soroti PHK, Jokowi Minta APBD Dipakai Buat Program Padat Karya"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)