Bantu Tekan Penyebaran Corona, Sampoerna Sumbang Alkes ke Jawa Timur

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 20 Jul 2020 11:24 WIB
Kabar baik bagi warga Depok. Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) memberikan layanan swab test PCR virus Corona tanpa biaya alias gratis untuk warga Depok.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) memberikan bantuan alat kesehatan berupa satu set mesin PCRmax Eco-48 dan alat pelindung diri (APD) ke Pemprov Jawa Timur. Bantuan diterima langsung oleh Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa.

Bantuan yang diberikan Sampoerna, bekerja sama dengan Yayasan Stapa Center, kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) ini untuk mempercepat proses deteksi warga yang diduga terpapar virus COVID-19.

Menurut Ketua Rumpun Kuratif Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi, mesin PCR yang diberikan Sampoerna tersebut merupakan bantuan terlengkap yang pernah diterima oleh Pemprov Jatim. Mesin PCRmax ini menggunakan open system yang dapat digunakan dengan semua reagen sehingga mempercepat hasil swab dan tentunya sangat dibutuhkan di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah berencana mengirim alat PCRmax dari Sampoerna ke RS Jiwa Menur Surabaya yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan COVID-19 di Jawa Timur. Mesin PCR ini akan menambah fasilitas rumah sakit yang bisa melakukan pemeriksaan tes swab. Sebab, selama ini baru terdapat dua rumah sakit yang memiliki alat pemeriksaan hasil swab yaitu RSU dr Soetomo dan RS Universitas Airlangga (RSUA). Dengan bantuan ini, total jumlah mesin PCR di Jatim menjadi 28 unit.

"PCRmax ini langsung siap pakai dan mungkin nanti tim dari RSU dr Soetomo akan memberikan briefing atau training kepada tim dari RSJ Menur," ucap Khofifah.

Khofifah mengimbau agar masyarakat bisa segera melakukan tes swab jika mengalami gejala-gejala klinis yang mengarah pada COVID-19 sehingga dapat dengan cepat dilakukan penanganan.

"Nah kalau sudah di-swab, maka kita membutuhkan mesin ini. Open system itu lebih mudah dengan berbagai macam reagen-nya. Jadi, ini Insya Allah percepatannya bisa lebih tinggi dari yang lain. Karena biasanya ada optimasi-optimasi itu butuh sampai dua mingguan. Matur nuwun sanget," kata Khofifah di sela-sela prosesi serah terima donasi mesin PCR Sampoerna.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu berharap dengan sinergi maka pengendalian penyebaran COVID-19 di Jatim bisa dipercepat. "Pokoknya tes yang cepat, tracing yang cepat, treatment yang cepat. Insya Allah, sembuhnya juga tepat," ucap Khofifah.

Sementara itu, Direktur Sampoerna Elvira Lianita mengatakan, mesin PCRmax ini memiliki 48 kapasitas pemeriksaan sampel dan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengetahui hasilnya. Sehingga dalam satu hari, mesin ini dapat memeriksa banyak sampel dengan waktu yang relatif lebih singkat.

"Harapannya dengan penyerahan mesin PCR tersebut, Pemerintah Provinsi dapat menambah kapasitas pengujian sampel COVID-19 kepada masyarakat Jatim dan membantu percepatan penanganan," ujar Elvira.

Elvira juga menambahkan, Yayasan Stapa Center, yang merupakan mitra tanggung jawab sosial perusahaan, akan berkoordinasi dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BPTKL) untuk melatih dan membantu instalasi mesin tersebut. "Dengan demikian, alat ini bisa segera dioperasikan oleh tenaga medis dan dimanfaatkan bagi masyarakat di Jawa Timur," ucapnya.

Elvira menambahkan, Sampoerna telah menyerahkan bantuan mesin PCR beserta kelengkapannya kepada Pemerintah Kota Surabaya dan kali ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, Sampoerna berencana untuk memberikan bantuan serupa kepada masyarakat di Jawa Barat, Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, dan Kabupaten Karawang, serta Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga Surabaya.

"Bantuan ini semakin memperkuat peran dan partisipasi aktif Sampoerna mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat penanganan COVID-19 yang diharapkan dapat segera ditekan serta dihentikan penyebarannya di Indonesia," tutup Elvira.



Simak Video "Jokowi Targetkan 15,7 Juta Pekerja Terima Subsidi Gaji, Ini Syaratnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)