Di Depan Jokowi, Ketua BPK: Jangan Beri Presiden Informasi Sesat!

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 20 Jul 2020 16:45 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna merampungkan seluruh serangkaian penyampaian laporan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2019. Penyampaian terakhir diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam sambutannya Agung menjelaskan mengenai proses dan hasil pemeriksaan yang dilakukan BPK tersebut. Namun di akhir pidatonya ada pesan yang menarik disampaikannya. Dia berpesan kepada menteri dan pimpinan lembaga agar tidak memberikan informasi yang mneyesatkan kepada Jokowi

Awalnya dia berbicara tentang kondisi yang serba sulit saat ini akibat pandemi virus Corona. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama yang solid di pemerintahan untuk mendukung Jokowi menghadapi masa sulit.

"Perlu saling bantu, saling berbagi, saling isi kekurangan. Sehubungan dengan itu, kami imbau kepada seluruh pimpinan kementerian dan lembaga untuk bahu-membahu mendukung Presiden berjuang hadapi masa sulit ini," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2020).

Agung berpesan agar tidak membiarkan Jokowi sendirian menghadapi masa sulit ini. Sebab kondisi ini adalah masalah bangsa. Setelah itulah dia mengeluarkan pesan agar tidak memberikan informasi yang sesat kepada Jokowi.

"Jangan beri Presiden informasi yang menyesatkan, yang bukan beri solusi tapi menimbulkan masalah atau kegaduhan baru," ujarnya.

Dia juga meminta kepada para menteri dan pimpinan lembaga agar tidak mengedepankan ego sektoral. Sebab hal itu tentu akan menjadi hambatan bagi penyelesaian masalah yang timbul akibat pandemi virus Corona.

"Kita harus bangun kepercayaan, kebersamaan dan semangat gotong royong," tutupnya.



Simak Video "Jokowi Bersyukur Laporan Keuangan Pemerintah Raih WTP"
[Gambas:Video 20detik]
(das/hns)